Banjir Ketiga Kalinya Melanda Bojongsari, Warga Pasrah dan Minta Solusi Jangka Panjang


Banjir Ketiga Kalinya Melanda Bojongsari, Warga Pasrah dan Minta Solusi Jangka Panjang
 
Bekasi (Jawa Barat), dimensitivinews.com

Warga Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Kedung Waringin, Bekasi, mengeluhkan kelelahan akibat banjir yang datang untuk ketiga kalinya sejak awal Januari 2026. Banjir kali ini dinilai paling parah dibandingkan dua gelombang sebelumnya, dengan air yang hingga kini sudah hampir tiga hari belum surut dan tinggi rata-rata mencapai 1-3 meter.
 
"Awalnya setelah banjir kedua surut, kami sudah bersih-bersih dan mengira tidak akan ada lagi banjir. Tapi esok harinya, tepat pada hari Kamis (29/1), banjir datang kembali," ujar salah satu warga terdampak di RT 05 kepada awak media Dimensi TV.
 
Banyak rumah warga terendam bahkan hingga atap. Banjir disebabkan oleh luapan Kali Citarum dan Kali Cibet, yang membuat warga terpaksa mengungsi ke tempat tinggi seperti pinggir jalan, musala, dan masjid. Hingga dini hari Sabtu (31/1), air belum juga surut dan membuat warga khawatir akan ada banjir susulan akibat potensi hujan yang masih ada.
 
"Kalau hujan terus menerus, debit air sungai pasti akan naik lagi. Kami sudah pasrah, meskipun sudah biasa dengan banjir tapi kali ini benar-benar berat," tambah warga tersebut. Banyak warga juga memohon bantuan kepada pemerintah agar segera mencari solusi agar banjir dapat surut dengan cepat dan tidak terulang kembali dengan skala yang sama.
 
Kepala Desa Bojongsari, Mulyana M. Muslim, SH, ketika diwawancarai Dimensi TV mengaku prihatin dengan kondisi yang terjadi. "Banjir sudah kesekian kalinya sejak awal bulan Januari dan hingga kini air belum surut. Mudah-mudahan tidak akan terulang lagi," katanya.
 
Menurutnya, pihak desa telah melakukan berbagai upaya mulai dari persiapan pengungsian hingga pembuatan dapur umum. "Itu semua kewajiban kami sebagai pemerintah desa. Saya mohon kepada seluruh warga yang terdampak untuk bersabar dan tidak putus asa. Bencana ini bukan yang diinginkan oleh siapa pun, mari kita berdoa agar banjir segera surut dan tidak datang kembali dengan skala yang lebih besar," pungkasnya.
 
(Enday Sukandi)