Polantas Takalar Gelar "Menyapa Mappatabe", Edukasi Pengendara Bentor dan Ojek dalam Ops Keselamatan Pallawa 2026
Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Takalar menggelar kegiatan edukatif bertajuk "Polantas Menyapa Mappatabe" pada hari Kamis (05/02/2026), sebagai bagian dari hari keempat pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 Wita di Jl. H. Padjonga Dg. Ngalle, tepatnya di Pos Bentor Persatuan Bentor Takalar (PBT), fokus pada peningkatan kesadaran berlalu lintas di kalangan pengendara bentor dan ojek motor.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kanit Keselamatan dan Keselamatan Lalu Lintas (Kamsel) Satlantas Polres Takalar, Ipda Nasrullah, SH., M.H., bersama sejumlah anggota, mengambil pendekatan humanis dan dialogis dalam menyampaikan materi edukasi. Para petugas tidak hanya memberikan himbauan kepada anggota komunitas PBT, tetapi juga menyasar pengendara roda empat yang melintas di lokasi tersebut.
"Kita berfokus pada dua poin utama: bagi pengendara roda empat, kita edukasi pentingnya menggunakan sabuk keselamatan dan berlalu lintas dengan tertib. Sedangkan untuk pengendara roda dua, khususnya bentor dan ojek, kita tekankan penggunaan helm berstandar SNI serta cara pemasangan yang benar dan terkunci dengan rapat," jelas Ipda Nasrullah dalam sambutannya.
Selain penyampaian materi secara langsung, kegiatan ini juga diisi dengan pembagian brosur informasi dan stiker terkait Operasi Keselamatan Pallawa 2026. Kedua media tersebut bertujuan untuk memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke masyarakat luas yang tidak dapat hadir secara langsung.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan mewakili Kapolres Takalar AKBP Supriadi, S.I.K., M.M., Ipda Nasrullah menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Pallawa 2026 tidak hanya mengedepankan aspek penindakan. "Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kami lebih mengutamakan upaya preventif dan edukatif, karena kesadaran yang tumbuh dari dalam diri setiap pengguna jalan akan lebih efektif dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab pihak kepolisian, melainkan kewajiban bersama seluruh komponen masyarakat. "Kita berharap para pengendara bentor dan ojek motor dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Dengan demikian, kita bisa bersama-sama menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Takalar, baik selama pelaksanaan operasi maupun di masa mendatang," pungkas Ipda Nasrullah.
Kegiatan yang mendapat sambutan positif dari anggota komunitas PBT ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kegiatan serupa di wilayah lain guna menciptakan ekosistem lalu lintas yang lebih kondusif.
(Muhammad Risal)






