Walikota Palembang Apresiasi Diskusi Publik AMPERA, Bahas Strategi Pembangunan Kantor Terpadu


Walikota Palembang Apresiasi Diskusi Publik AMPERA, Bahas Strategi Pembangunan Kantor Terpadu
 
Palembang (Sumatera Selatan), dimensitivinews.com

Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat (AMPERA) Kota Palembang menggelar diskusi publik bertema “Peran Strategis Mahasiswa dan Pemuda dalam Menyambut Wacana Kantor Terpadu Kota Palembang” pada hari Kamis (05/02/2026) siang, di Aula Hotel Grand Diara Palembang. Kegiatan ini mendapat apresiasi langsung dari Walikota Palembang Ratu Dewa sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap pembangunan kota.


Dalam sambutannya, Koordinator AMPERA Kota Palembang Harmoko, SPd, menjelaskan bahwa acara ini diselenggarakan sebagai wujud keseriusan organisasi dalam mendukung wacana pembangunan Kantor Pelayanan Terpadu yang diusulkan Walikota Palembang. “Kita ingin menunjukkan bahwa mahasiswa dan pemuda Palembang peduli dengan arah pembangunan kota. Oleh karena itu, kami juga mengharapkan dapat dilibatkan dalam proses perencanaan pembangunan kantor terpadu ini,” ujarnya.
 
Harmoko juga mengundang partisipasi aktif mahasiswa yang hadir untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan narasumber yang telah diundang. “Kami telah menghadirkan pakar dari berbagai bidang terkait. Silakan manfaatkan kesempatan ini untuk berbagi pandangan dan mendapatkan informasi yang jelas mengenai wacana ini,” tambahnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada narasumber yang hadir, antara lain Asisten 3 Pemkot Palembang Ir. H. Ahmad Bastari, ST, MT; Pengamat Politik Publik Deni Putra Jaya, SP, MSi; Wakil Rektor 3 Universitas PGRI Palembang Dr. Sukardi, MPd; serta Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palembang Roby Yulyadi, ST, MSi.


Sementara itu, sambutan Walikota Palembang Ratu Dewa yang dibacakan oleh Asisten 3 Pemkot Palembang Ir. H. Ahmad Bastari menyatakan apresiasi tinggi terhadap inisiasi AMPERA. “Kegiatan ini merupakan bukti bahwa generasi muda Palembang memiliki peran penting dalam mengawal pembangunan kota ke depan. Wacana kantor terpadu bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan upaya untuk menciptakan sistem perkantoran yang lebih efektif, efisien, modern, dengan perhatian khusus pada penyelesaian masalah parkir,” jelasnya.
 
Ia menjelaskan bahwa Pemkot Palembang tengah melakukan penataan ulang gedung pemerintah melalui konsep perkantoran bersama dan terpadu, yang akan menggabungkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam satu gedung atau komplek perkantoran. “Dengan konsep ini, kami mengharapkan dapat meringankan biaya operasional seperti listrik, pemeliharaan, kebersihan, dan keamanan, serta memaksimalkan penggunaan fasilitas bersama seperti ruang rapat, parkir, taman, dan fasilitas umum lainnya,” tambahnya.
 
Acara yang dihadiri oleh tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Palembang ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyatukan pandangan dan menghasilkan masukan konstruktif bagi perencanaan pembangunan kantor terpadu kota Palembang.

(Yusan)