Notification

×

Iklan

Iklan

Penampilan Tari Lilin Dari Peserta Didik UPT SD Negeri Kemu Ulu Menjuarai Lomba Tari di Perlombaan Kemu Raya Manunggal.

8/19/24 | Senin, Agustus 19, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-08-19T11:45:52Z

News Update OKU Selatan 

Edisi : Senin, 19 Agustus 2024 

Penampilan Tari Lilin Dari Peserta Didik UPT SD Negeri Kemu Ulu Menjuarai Lomba Tari di Perlombaan Kemu Raya Manunggal.



Ogan Komering ulu Selatan (Sumatera Selatan), dimensitivinews.com.

Tari lilin yang ditampilkan oleh peserta didik dari UPT SD Negeri Kemu Ulu menjuarai lomba tari yang diadakan oleh panitia perlombaan, "Kemu Raya Manunggal" di lapangan Merdeka desa Kemu Ulu, kecamatan Pulau Beringin, kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS). Minggu, 18/08/2024.

kemenangan tersebut diumumkan oleh  Panitia perlombaan "Kemu Raya Manunggal" pada sabtu malam, 17 Agustus 2024. Dan disaksikan oleh pemerintahan setempat, yakni bapak syapi'in sebagai kepala desa Kemu Ulu, bapak Adi Wiguna Erlangga sebagai kepala desa Kemu, dan bapak Abdul Rahman sebagai kepala desa Anugrah Kemu, Serta seluruh lapisan masyarakat yang turut hadir di Lapangan Merdeka untuk menyaksikan pengumuman dan pembagian hadiah dari seluruh perlombaan, dalam rangka menyambut HUT R I Ke-79 tersebut. 

Tari Lilin adalah termasuk salah satu tarian budaya Sumatera Selatan. Berdasarkan sejarahnya, tari lilin bersumber dari cerita turun-menurun berdasarkan pengalaman orang tua (leluhur) sebelumnya. Tari lilin ini tetap dilestarikan oleh masyarakat Palembang. 

Keunikan tari lilin ini terletak pada properti yang digunakan para penari, yaitu Piring dan Lilin. Lilin yang menyala di atas piring diletakkan di kedua telapak tangan dan dijemari tangan, sehingga menimbulkan nilai estetis berupa keunikan-keunikan, baik pada pola lantai maupun gerakannya serta kostumnya yang sangat mewah. 

Menurut ibu Hera Putri Rizky S P d. sebagai guru SD Negeri Kemu Ulu, sekaligus merupakan pembimbing Tari Lilin tersebut, kata beliau: "kenapa kami memilih tarian Lilin untuk ditampilkan? Pertama untuk memenuhi syarat dari panitia kepada seluruh peserta tari, bahwa setiap tarian yang ditampilkan dari seluruh peserta tari baik berkelompok maupun tampil perorangan haruslah bertema "Tarian Tradisional"."  Kemudian yang kedua, "Tari Lilin" memiliki filosofi yang mendalam. Tari Lilin mengandung pesan tentang keleluasaan dan keharmonisan. 

Tari lilin ini mengambarkan keseimbangan antara kekuatan dan kelembutan melalui gerakan yang memadukan ketepatan dan keleluasaan, serta melibatkan lilin sebagai simbol pencahayaan  dan kehangatan. Dalam konteks ini, Tari Lilin juga dapat menggambarkan pencarian harmoni dan pencerahan dalam kehidupan." 

Lanjut bu Hera, "saya sangat mendukung sekali apabila dalam setiap acara perlombaan tari yang pesertanya melibatkan anak-anak didik adalah tema tariannya "TARI TRADISIONAL", Karena tarian-tarian tradisional banyak mengandung pesan sejarah yang menggambarkan kejayaan Nusantara, moral, lingkungan, dan keyakinan dalam suatu kebudayaan, Sehingga sangat baik sekali untuk dipelajari dan ditampilkan di depan anak-anak didik".

Selanjutnya, awak media Dimensitivinews.com mewawancarai Ibu Yulinarti S P d SD sebagai kepala sekolah UPT SD Negeri Kemu Ulu, beliau mengatakan, "Alhamdulillah, Sekolah kami memenangkan perlombaan tari lilin sebagi juara pertama. Sebelumnya saya sangat berterima kasih kepada ibu Hera Putri Rizky S P d, Dan kakak Juli yang telah melatih anak-anak peserta didik SDN Kemu Ulu sehingga mendapatkan Juara pertama tari lilin. Selain itu perlu diketahui juga, bahwa sekolahan ini selain menjuarai tari lilin, juga menjuarai perlombaan gerak jalan putra sebagai juara pertama dan putri sebagi juara tiga. juga menjuarai bulu tangkis putra sebagai juara 3, menjuarai catur putra sebagai juara 3, menjuarai lomba Rohis putra sebagai juara 3, dan juara 3 drumband."

"Atas prestasi ini, tentu saya ucapkan juga kepada seluruh guru UPT SD Negeri Kemu Ulu yang telah bersusah-payah melatih, dan mendidik murid sehingga mereka berani tampil untuk mengikuti seluruh perlombaan dan mendapatkan juara."

"Dan kami seluruh guru UPT SD Negeri Kemu Ulu mengucapkan terimakasih juga kepada bapak syapi'in sebagai Kepala desa Kemu Ulu, bapak Adi Wiguna Erlangga sebagai kepala desa Kemu, bapak Abdul Rahman sebagai kepala desa Anugrah Kemu, dan seluruh panitia perlombaan Kemu Raya Manunggal yang mana telah memberikan tempat dan peluang untuk anak-anak didik kami berprestasi."

Harapan saya ke depannya supaya pemerintahan desa Kemu Ulu, Kemu, dan Anugrah Kemu tetap selalu bersama.

Liputan : Hepran Sedatu

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update