News Update OKU Selatan
Edisi : Minggu, 29 September 2024
Puskesmas Pulau Beringin dan Pemerintah Desa Kemu Ulu Berkerjasama Dalam Mengantisipasi Penyebaran Penyakit DBD.
Ogan Komering Ulu Selatan (Sumatera Selatan), dimensitvnews.com.
Puskesmas Pulau Beringin dan pemerintahan desa Kemu Ulu bekerjasama dalam melakukan kegiatan Foging (penyemperotan dengan pengasapan), dan bergotong-royong membersihkan sampah di lingkungan desa tersebut.
Kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi dan memutus siklus perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi penularan Demam Berdarah Dengue (DBD). Karena mengingat di wilayah desa Kemu yang berdampingan dengan desa Kemu Ulu tersebut adanya Kejadian Luar Biasa (KLB), yakni masalah kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Jum'at, 27/09/2024.
kegiatan Foging tersebut di dalam waktu fase 14 hari ini sudah dilakukan dua kali penyemperotan. Ini adalah merupakan tindakan cepat tanggap dari puskesmas pulau Beringin dan pemerintahan desa kemu Ulu.
Menurut bapak syapi'in, "kami sebagai pemerintahan desa Kemu Ulu menanggapi dengan serius masalah kejadian luar biasa (KLB) di desa tetangga kami, yakni desa Kemu. Apapun kegiatan puskesmas Pulau Beringin dalam program pembasmian nyamuk DBD tersebut kami akan dukung. Karena desa Kemu Ulu dan desa Kemu kehidupan warga dan perumahan penduduknya hidup berdampingan tanpa jarak. Bisa hampir dikatakan masalah DBD di desa Kemu adalah merupakan masalah desa kami juga".
Kemudian lanjut pak syapi'in, "melihat dari kejadian ini, saya mengajak seluruh warga saya desa Kemu Ulu untuk dapat bersama-sama kita aktif menjaga kebersihan lingkungan desa, mulai dari membersihkan pekarangan rumah masing-masing sampai ke lingkup lingkungan desa. Dan ingat jangan sampai kita membuang sampah di saluran air (Selokan atau siring).
Kemudian saya juga memohon kepada warga saya untuk dapat besama-sama memberikan dukungan dan bantuan dana seikhlasnya untuk membuat dan membeli lahan tempat pembuangan sampah (TPS). Karena tempat pembuangan sampah ini sudah sangat penting bagi kita. Supaya kedepannya nanti, sampah-sampah di desa Kemu Ulu ini dapat terkondisikan dengan baik. Sehingga tidak ada lagi sampah beserakan yang menyebabkan perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti tersebut".
Lanjut pak syapi'in, "untuk tahun 2025 kedepan melalui program desa kita akan mengadakan Tong sapah di setiap titik rumah warga.
"Dan InsyaAllah kedepannya, dalam pengolahan sampah desa Kemu Ulu tersebut secara teknisnya akan kita serahkan kepada Pondok Pesantren Darul Qur'an Kemu Ulu". Tegas pak kades syapi'in.
Kemudian selanjutnya ibu Asmunah SKM sebagai kepala Puskesmas Pulau Beringin, OKU Selatan, kata beliau, " di desa Kemu Ulu ini sebenarnya sudah ada yang kena demam berdarah dengue (DBD) sebanyak satu orang. Tapi alhamdulillah dapat segera ditangani, dan pasien tersebut sudah sehat."
"Selanjutnya saya menghimbau kepada masyarakat desa Kemu Ulu tetap jaga kebersihan dan tetap selalu waspada, jangan lalai. Karena nyamuk Aedes Aegypti ini sulit diketahui keberadaan dan kehadirannya. Semoga semua usaha dan tindakan kita seperti Foging, menabur bubuk Abate, dan melakukan pembersihan sarang nyamuk (PSN) benar-benar dapat membasmi dan memutuskan mata rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti tersebut. Aamiin...!"
"Dan saya sebagai kepala Puskesmas Pulau Beringin, mengucapkan kepada seluruh warga, perangkat desa, serta bapak syapi'in sebagai kepala desa Kemu Ulu banyak terimakasih karena telah mendukung dan membantu dalam kelancaran kegiatan ini." Ungkapan bu Asmunah, SKM.
Liputan : Hepran Sedatu



