News Update Takalar
Edisi : Rabu, 09 Oktober 2024
Pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad SAW, di SMP Negeri 2 Galesong, di Duga Pihak Sekolah Meraup Keuntungan Besar.
Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitvnews.com.
Pelaksanaan maulid di sekolah SMP negeri 2 Galesong ditengarai membebani Siswa sebesar 30,000 rupiah per siswa, sehingga di duga pihak sekolah meraup keuntungan jutaan rupiah.
Walaupun sifatnya bukan kewajiban untuk siswa-siswi melaksanakan ritual maulid ini namun pihak sekolah, menjadikan kewajiban bagi siswa-siswi nya untuk meyumbang sebesar 30.000 rupiah per siswa.
Diketahui bahwa tidak semua orang tua siswa mampu menyumbang sebesar angka yang di tentukan pihak sekolah, karena pendapatan mereka tidak menentu.
Salah satu media di kabupaten Takalar, mengangkat judul indikasi Pungli di Smp negeri 2 Galesong menuai sorotan dari orang tua siswa, ada benarnya juga karena 30.000 rupiah, tidak bisa kurang atau di tunda penyetorannya oleh siswa, sehingga pihak orang tua memaksakan diri.
Setelah di kalkulasi uang yang di kumpulkan oleh pihak sekolah sama dengan 30.000 rupiah dikali 700 siswa sama dengan 21 juta rupiah angka tersebut cukup fantastik.
Kasek SMP negeri 2 Galesong berinisial S kini terkesan jadi sorotan publik, lantaran dinilai meresahkan orang tua siswa.
Salah seorang orang tua siswa, kepada wartawan salah satu media mengungkapkan bahwa baru baru ini pihak SMPN 2 Galesong, melaksanakan maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dengan indikasi dana dari hasil sumbangan siswa senilai 30 ribu rupiah ribu per siswa siswinya.
Iya anak saya selaku siswa SMPN 2 Galesong meminta uang 30.000 rupiah untuk pembayaran uang maulid disekolahnya, ungkapnya.
Kepala SMPN 2 Galesong berinisial S, yang dihubungi wartawan dimensitvnews.com pada Rabu 9 Oktober 2024 WhatsAppnya untuk konfirmasi hal tersebut tidak menanggapi.
menurut salah satu media mengatakan pengakuan Kepsek SMP negeri 2 Galesong pihak sekolah melaksanakan maulid sesuai dengan kesepakatan orang tua siswa, ada di sekolah hasil rapatnya orangtua siswa-siswi dengan rekan guru-guru kami disertai dengan foto-foto.
Liputan : Natsir Tarang




