Notification

×

Iklan

Iklan

H. Suardi Saleh Paparkan Capaian Program di Barru Pada Peringatan Hari Kesadaran Nasional Sekaligus Momen Terakhir Jadi Irup.

2/17/25 | Senin, Februari 17, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-02-17T11:36:24Z

News Update Barru 

Edisi : Senin, 17 Februari 2025

H. Suardi Saleh Paparkan Capaian Program di Barru Pada Peringatan Hari Kesadaran Nasional Sekaligus Momen Terakhir Jadi Irup.



Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Tidak seperti biasanya, upacara Hari Kesadaran Nasional tingkat Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang diperingati pada tanggal 17 setiap bulannya kini diwarnai suasana haru, Senin (17/2/2025).

Pasalnya, Bupati Barru, Haji Suardi Saleh bertindak selalu inspektur upacara (irup) untuk yang terakhir kalinya sebelum mengakhiri masa jabatannya.

Upacara Hari Kesadaran Nasional kali ini, dihadiri oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barru, unsur Forkopimda, Ketua Pengadilan Agama, P l g Sekda Barru, para Pejabat ASN Lingkup Pemkab Barru, Danpos Lantamal Barru, seluruh Camat dan Lurah sertai Kepala Desa, Kepala UPT Puskesmas, Kepala Sekolah TK, SD, dan SMP, ASN dan Non ASN.

Dalam sambutannya, Suardi Saleh menyampaikan sambutan pamit akhir pelaksanaan tugasnya selaku Bupati Barru selama dua periode, yakni 2016-2021 dan 2021-2026.

“Banyak memori dan kenangan yang telah kita lalui bersama, namun sudah menjadi hukum alam bahwa jika ada pertemuan pasti akan ada perpisahan dan telah tiba waktunya kita melanjutkan perjalanan dan perjuangan di jalan masing-masing,” ucap Suardi Saleh saat menyampaikan sambutan.

Pada kesempatan itu Suardi Saleh juga mengatakan, momen ini menjadi moment terakhir dirinya bertindak selaku inspektur upacara, karena tiga hari ke depan, kabupaten yang berjuluk “Bumi Cholliq Puji é” ini, akan dipimpin oleh Bupati baru hasil pilkada 2024 27 November 2024.

“Hingga hari ini terhitung hampir 9 tahun sebuah waktu yang cukup panjang kita berinteraksi, berkolaborasi, saling mendukung dan bekerjasama menciptakan kondisi baru yang bekerja untuk visi bersama Visi menjadi daerah yang lebih maju, lebih baik dan dengan menjaga nafas keagamaan,” kata Suardi.

Suardi Saleh menyampaikan atas nama pribadi, keluarga dan mewakili segenap pimpinan yang selama ini menjalankan roda kebijakan pemerintahan mengucapkan permohonan maaf jika selama ini terhadap hal yang dirasa kurang berkenan.

“Sejak awal saya masuk ke pemerintahan Kabupaten Barru dengan modal ilmu dan diawali dengan bismillah, niat baik dengan menyebut nama Allah dan untuk berbuat yang terbaik sepenuh hati, karena itu, saya melibatkan banyak sumber daya yang dipercaya, bisa memahami dan amanah, baik itu di masa almarhumah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten” ujarnya.

Barru pada masanya, lanjut Suardi, dokter Haja Hasnah Syam Mars masih bersama komponen lainnya, menggerakkan masyarakat dalam posisinya hingga menjadi anggota DPR R I.

“Saya pada saat itu meminta kepada kerabat dan sahabat lainnya untuk membantu saya memastikan semuanya berjalan dan mesin pemerintahan bekerja maksimal menuju tujuan mensejahterakan masyarakat,” lanjutnya.

Suardi Saleh juga mengungkapkan, ada banyak hal yang menjadi tantangan selama dirinya memimpin Kabupaten Barru, namun di saat yang sama beberapa program pembangunan dan mempertahankan kesejahteraan khususnya PNS dapat terpenuhi.

“Pada periode kedua masa jabatan kami bersama bapak Wakil Bupati Kompol Purnawirawan Aska Mappe, terdapat banyak hambatan mulai pandemi COVID-19 yang mengharuskan kita menggeser anggaran untuk penanganan COVID atau kita biasa sebut recofusing, hingga pemulihan ekonomi, termasuk tekanan inflasi yang berdampak ke daerah,” ungkap Suardi.

Namun berkat kerjasama, kolaborasi seluruh komponen masyarakat saat itu, membuat pertumbuhan ekonomi rata-rata kabupaten di Indonesia di Sulawesi Selatan rata-rata berkontraksi di bawah 0.

“Namun kita masih bisa mempertahankan di atas 0 Atau tepatnya 0,87,” jelas Suardi.

Pihaknya juga pada saat itu, tetap mempertahankan nilai tambahan penghasilan TPP untuk PNS, Kita terus membangun banyak sarana prasarana infrastruktur dengan desain modern, kita tetap menjaga Barru berprestasi dengan sejumlah penghargaan.

“Pada bidang hukum, kata Suardi, pemerintah daerah tentunya eksekutif bersama legislatif telah menerbitkan banyak regulasi yang bertujuan Untuk mengayomi seluruh kepentingan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Dalam kurun waktu pelaksanaan tugas sebagai Bupati bersama-sama kita telah bekerja keras untuk mewujudkan visi melalui misi berbagi kebijakan strategis program dan kegiatan dalam bidang pembangunan,” kata Suardi.

Seperti diketahui saat kepemimpinan Suardi Saleh sebagai Bupati, berbagai infrastruktur yang pendukung pelayanan dasar seperti prasarana kesehatan revitalisasi puskesmas, pendidikan, dan perkantoran.

Infrastruktur itu antara lain, tower kantor Bupati baru, kemudian bangunan sayap kantor Bupati baru, gedung Kantor Gabungan Dinas, Gedung Perpustakaan daerah, Gedung Pemuda dan KONI, Mako Polres Barru, Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah.

Selain itu, juga peningkatan jalan Sejumlah 289,11 Km, Pembangunan tribun dan pemagaran lapangan sumpang dan berbagai sarana olahraga serta infrastruktur yang berkait dengan transportasi Kereta api dan ketahanan bencana antara lain anjungan tanggul Sumpang Binangae.

Pada Pembangunan sarana keagamaan, terakhir Suardi Saleh melakukan pembangunan Masjid Raya yang dikerjakan pada momentum STQ XXVIII.

“Kemarin saya beri nama Masjid Raya Al-Barru Ini, terinspirasi dari apa yang selalu disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, dan juga Ketua Majlis Ulama Indonesia Kabupaten Barru yang sering menyampaikan bahwa bisa jadi Kabupaten Barru satu-satunya yang disebutkan di dalam Al-Quran Yaitu di Surat At-Tur 28,” ujar Suardi Saleh.

Dalam Surat At-Tur 28 itu disebutkan “Dialah yang Maha mencintai kebaikan dan maha penyayang”, sehingga Ketua MUI Kabupaten Barru, AG Prof Faried Wajedi, menyampaikan bahwa jangan sebutkan dirimu orang Barru, jika tidak mencintai kebaikan serta melimpah kasih sayangnya.

“Sehingga dari situ kami memberi nama Masjid Agung Al Barru yang mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama bisa selesai,” jelasnya.

Sementara pada optimalisasi sektor pertanian, lanjutnya, dimana di dalamnya termasuk sektor perikanan, peternakan, dan perkebunan, dimana sebagai penyokong utama ekonomi daerah, pihaknya juga telah melaksanakannya melalui berbagai program.

“Untuk program ekonomi lainnya seperti pengembangan kawasan strategis dan pemberdayaan UMKM, dimana ke semua kebijakan dan program yang kita laksanakan senantiasa memperhatikan aspek pemerintahan,” kata dia.

Bupati juga memaparkan capaian keberhasilan di bidang pembangunan dari indikator ekonomi makro PDRB dari, Kemudian PDRB Perkapita yang menunjukkan peningkatan, Indeks pembangunan manusia, angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka yang menurun hingga stunting.

“Dalam bidang pemerintahan kita telah melakukan peningkatan tata kelola Yang berorientasi pada transparansi Responsibilitas, akuntabilitas dan profesional, pada aspek pelayanan publik, kita telah memiliki Mall Pelayanan Publik yang menjadikan Kabupaten Barru sebagai rujukan untuk tempat studi tiru berbagi daerah lain,” lanjut Suardi.

Begitu pula keberhasilan dalam peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah Kita telah berhasil secara berturut-turut 9 kali memperoleh predikat WTP Wajar tanpa pengecualian, dalam penataan kebersihan lingkungan dan kota kita juga selalu mendapatkan Piala Adipura.

“Tentu saja capaian ini tidak terlepas dari sinergitas, kolaborasi dan dukungan semua pihak, serta situasi dan kondisi daerah kita yang selalu kondusif, karena kuatnya nilai agama yang menjadi karakter daerah kita, dan tentu saja atas kolaborasi semua pihak. Hal ini tercermin antara lain dari suksesnya setiap pelaksanaan pesta demokrasi, baik pemilihan legislatif maupun pemilihan kepada daerah,” ucapnya.

Di sisi lain, tentu masih banyak harapan dan keinginan yang dirinya belum bisa wujudkan karena berbagai Keterbatasan yang ada.

“Saya berharap apa yang telah kita lakukan bersama selama ini, dapat menjadi modal yang baik untuk meneruskan peningkatan pembangunan di masa yang akan datang,” harapnya.

Pada kesempatan menyampaikan sambutan, Suardi juga menitip beberapa pesan,antara lain, setiap proyek pemerintahan tentu memiliki masalah dan tantangannya masing-masing. Olehnya itu kebersamaan, kolaborasi, sinergitas yang mengedepankan nilai-nilai keagamaan, agar senantiasa dijaga dan dipertahankan.

“Sebagai bupati, saya mengambil kebijakan dan memutuskan banyak persoalan yang terkadang sebagian diantaranya adalah pilihan yang sulit, akan tetapi harus memilih untuk memutuskannya, tentu saja dalam kondisi begini tidak semua kami dapat puaskan,” ucapnya.

Suardi pun berharap, semoga hanya kesan baik yang indah, kenangan yang manis dan kebijakan yang menguntungkan menjadi ingatan semua masyarakat Barru tentang dirinya bersama keluarga.

Ketika bukan lagi menjabat sebagai Bupati Barru, lanjutnya, dirinya memohon agar menjaga silaturahmi, tetap saling bertukar sapa jika bertemu, saling merindukan dikala ingat dan saling mendoakan di saat sempat.

“Sekali lagi saya menghaturkan permohonan maaf yang setulus-tulusnya atas segala Kekurangan bersama keluarga, dan kami berharap agar telah Kita selalu saling mengingat dan saling mendoakan dalam kebaikan,” tutupnya.

Liputan : Syahruddin Cokkas

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update