Notification

×

Iklan

Iklan

Kegiatan pengambilan ubinan jagung Maxxi 2 cuan Poktan To Nepo dan Poktan Mareppang desa Nepo.

3/01/25 | Sabtu, Maret 01, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-03-01T15:13:03Z

News update Barru 

Edisi : Sabtu, 01 Maret 2025

Kegiatan pengambilan ubinan jagung Maxxi 2 cuan Poktan To Nepo dan Poktan Mareppang desa Nepo.



Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Pengambilan ubinan yang dilakukan fungsional dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Barru dan BPP Mallusetasi diwakili oleh PPL desa Nepo, pada 28 februari 2025 di Dusun Mareppang desa Nepo kecamatan Mallusetasi kabupaten Barru provinsi Sulawesi selatan.


Kegiatan ini hadiri oleh Andi Bahtiar S.TP. M.P selaku PPL desa Nepo, Rahmat selaku petugas statistik BPS kabupaten Barru, Muhammad Sadar S.ST.M.P, Aiptu Hajar Kasim selaku Bhabinkamtibmas desa Nepo, Serma Sulaeman Babinsa desa Nepo beserta pengurus dan anggota kelompok tani.

Kegiatan ini merupakan salah satu cara memprediksi jumlah produksi tanaman dalam suatu lahan tertentu melalui penentuan sampel, pengukuran dan penimbangan luasan ubinan yang berbentuk persegi empat panjang atau bujur sangkar dengan ukuran 2,5 dikali 2,5 meter persegi. Hasil ubinan bisa dijadikan dasar untuk menentukan hasil produksi tanaman perhektar.


Pengambilan ubinan jagung varietas Maxxi 2 cuan ini merupakan bantuan untuk kelompok tani To Nepo dan kelompok tani Mareppang desa Nepo yang bersumber dari APBNP tahun 2024, dan di salurkan oleh PT Maxxi Agri Indonesia (Berani maxximalkan) keistimewaan varietas jagung Maxxi 2 cuan yaitu tahan penyakit bulai, toleran kekeringan dan hasil panen maxximal disamping itu kebal terhadap serangan hama, varietas ini juga mempunyai pertumbuhan awal yang sangat bagus, warna oranye dan pengisian penuh.


Kegiatan pengambilan ubinan jagung Maxxi 2 cuan dilaksanakan dialahan kebun Sukardi anggota kelompok tani Mareppang dan Darman pengurus kelompok tani To Nepo yang terletak di desa Nepo, dari hasil pengambilan ubinan di kebun Sukardi 8,45 kilo gram dan kebun Darman 6,40 kilo gram, berdasarkan hasil ubinan tersebut maka dapat diperkirakan hasil produksinya sama dengan 10,2 ton perhektar klontongan basah. Berikut hasil wawancara kami bersama bapak Muhammad Sadar S.ST.M.P selaku Dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Barru.

Dengan hasil ini diharapkan para petani yang ada di wilayah desa nepo selalu optimis dan kreatif dalam melaksanakan budidaya tanaman jagung, sehingga hasil panen yang diperoleh dapat maksimal dan bisa mensejahterakan keluarga.

Ucapan rasa terima kasih oleh pengurus dan anggota kelompok tani atas perhatian pemerintah dan dinas terkait yang tak henti henti memberikan dukungan dan bimbingan kepada kami masyarakat petani.

Liputan : Darman

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update