Notification

×

Iklan

Iklan

Munafri Arifuddin Tekankan Penguatan Toleransi dan Pembinaan Keagamaan Bersama Kemenag Makassar

11/10/25 | Senin, November 10, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-10T11:35:08Z

Munafri Arifuddin Tekankan Penguatan Toleransi dan Pembinaan Keagamaan Bersama Kemenag Makassar
 
Makassar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima kunjungan audiensi dari Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar yang baru, di Balai Kota Makassar, Senin (10/11/2025). Pertemuan ini bertujuan mempererat sinergi antara Pemerintah Kota dan Kemenag dalam membina kehidupan beragama yang harmonis di Makassar.
 
Kepala Kemenag Kota Makassar, Muhammad, yang baru dilantik awal November ini, memperkenalkan diri dan menyampaikan harapannya agar koordinasi lintas lembaga terus terjalin dalam kegiatan keagamaan dan sosial.
 
Munafri menegaskan peran penting Kemenag sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang toleran, berdaya, dan berkarakter. Ia menekankan bahwa Kemenag adalah pusat bagi pemerintah kota untuk memastikan kehidupan beragama berjalan damai dan inklusif.
 
"Kadang intoleransi itu tidak tampak, tetapi ada kelompok tertentu yang menimbulkan ketidaknyamanan. Saya ingin Makassar keluar dari zona intoleran," tegas Munafri.
 
Wali Kota juga menyoroti pentingnya kolaborasi dalam memperkuat lembaga keagamaan seperti BAZNAS dan badan keislaman lainnya untuk mendukung kesejahteraan umat. Ia menyinggung perlunya pelayanan di daerah kepulauan Makassar, di mana hampir semua pulau belum memiliki Kantor Urusan Agama (KUA), kecuali Barrang Lompo.
 
"Jika di pulau belum ada KUA, masyarakat terpaksa ke darat untuk menikah. Ini jadi perhatian bersama agar pelayanan Kemenag bisa menjangkau semua wilayah," tambahnya.
 
Munafri berharap kegiatan keagamaan dapat dikelola secara inklusif, saling menghargai antarumat beragama. "Jika ada kegiatan umat Islam, teman-teman dari agama lain diharapkan hadir, begitu juga sebaliknya. Ini wujud kebersamaan kita," ujarnya.
 
Ia juga menekankan pentingnya perhatian terhadap anak-anak yang kurang mendapat pembinaan keagamaan dan terpaksa bekerja di usia belajar. "Saya harap Kemenag bisa ikut mendorong pendidikan informal, seperti program paket belajar," pungkasnya.
 
(Arfah Adha Mansyur)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update