Notification

×

Iklan

Iklan

Sulsel Gempur Narkoba: Polda dan BNNP Gelar Operasi Gabungan di Kampung Rawan Narkotika Lembo, Makassar

11/09/25 | Minggu, November 09, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-09T06:23:06Z

Sulsel Gempur Narkoba: Polda dan BNNP Gelar Operasi Gabungan di Kampung Rawan Narkotika Lembo, Makassar
 
Makassar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas peredaran narkoba dengan menggelar Apel Gelar Operasi Gabungan Pemulihan Kampung Rawan Narkotika Terpadu. Apel yang dilaksanakan di Mako Polrestabes Makassar pada Sabtu dini hari, 8 November 2025, pukul 03.00 WITA, menandai dimulainya operasi besar-besaran yang dipusatkan di Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
 
Kelurahan Lembo dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Operasi ini merupakan langkah konkret untuk memulihkan kawasan tersebut dari cengkeraman narkoba serta membangun kesadaran masyarakat agar turut serta menjaga lingkungannya dari ancaman barang haram tersebut.


Apel gelar pasukan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, antara lain Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si., Pejabat Utama Polda Sulsel, dan Kapolrestabes Makassar. Kehadiran para petinggi ini menunjukkan keseriusan dan dukungan penuh terhadap operasi pemberantasan narkoba di Sulsel.
 
Dalam amanatnya, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata komitmen Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H., dalam mendukung kebijakan nasional pemberantasan narkoba. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BNN, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan Sulawesi Selatan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.
 
"Operasi ini bukan hanya sekadar penegakan hukum, tetapi juga upaya untuk menyelamatkan generasi muda Sulsel dari bahaya narkoba. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta berpartisipasi aktif dalam memberikan informasi dan dukungan kepada petugas di lapangan," ujarnya.
 
Operasi gabungan ini melibatkan 540 personel dari berbagai instansi, antara lain:
 
- Polda Sulsel: 361 personel
- BNNP Sulsel: 50 personel
- Polrestabes Makassar: 76 personel
- Polres Pelabuhan Makassar: 17 personel
- Dinas Kesehatan Kota Makassar: 12 personel
- Kesbangpol Kota Makassar: 9 personel
- Satpol PP Kota Makassar: 15 personel
 
Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si., menambahkan bahwa operasi ini tidak hanya fokus pada penangkapan pelaku narkoba, tetapi juga pada upaya rehabilitasi bagi para pecandu narkoba. "Kami akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Makassar untuk memberikan layanan rehabilitasi yang komprehensif bagi para pecandu narkoba agar mereka dapat kembali hidup normal dan produktif," katanya.
 
Selain itu, operasi ini juga akan menyasar tempat-tempat yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba, seperti rumah-rumah kos, tempat hiburan malam, dan terminal. Petugas akan melakukan penggeledahan dan pemeriksaan secara intensif untuk mencari barang bukti narkoba dan menangkap para pelaku.
 
Operasi gabungan ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku narkoba serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba. Dengan sinergi dan kerjasama yang baik antara seluruh pihak, diharapkan Sulawesi Selatan dapat terbebas dari cengkeraman narkoba dan menjadi daerah yang aman, sehat, dan sejahtera.
 
(Arfah Adha Mansyur)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update