41 Peserta Magang Takalar Dilepas Ke Jepang, LPK SHIN Indonesia Serap Tenaga Terbanyak Di Indonesia


41 Peserta Magang Takalar Dilepas Ke Jepang, LPK SHIN Indonesia Serap  Tenaga Terbanyak Di Indonesia

Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPK) SHIN Indonesia yang bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan bahasa serta budaya Jepang, melaksanakan pelepasaran 41 peserta magang yang akan diterbangkan ke Jepang. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Takalar.
 
Ketua Yayasan LPK SHIN Indonesia Takalar, Samsuri, menyampaikan bahwa lembaga ini memiliki berbagai program pemagaman ke luar negeri dengan fokus utama Jepang. Ia menegaskan bahwa LPK SHIN Takalar menjadi yang terdepan dalam menyerap dan mengirimkan tenaga kerja magang ke Jepang setiap bulan, bahkan menjadi yang terbanyak di Indonesia.


“Semoga anak-anak kita yang akan diterbangkan benar-benar memanfaatkan ilmu yang didapatkan di Negeri Jepang. Saya juga berharap pemerintah mulai dari tingkat kecamatan, Kabupaten Takalar, hingga Gubernur Sulawesi Selatan dapat turut memberikan fasilitas untuk mendukung upaya mereka dalam menimba ilmu,” ujarnya.
 
Sementara itu, Ketua LPK SHIN Indonesia Timur, Alimin Badabi, menjelaskan bahwa kehadiran LPK SHIN di Takalar bertujuan untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dalam rangka mengurangi angka pengangguran. Kerjasama juga telah terjalin dengan berbagai lembaga di beberapa wilayah Indonesia.


“Sejak tahun 2017, kami telah berhasil menempatkan sebanyak 1.285 orang tenaga kerja ke Jepang, dan sekitar 500 di antaranya telah kembali dan berkontribusi di Indonesia,” ujar Alimin.
 
Menurutnya, Yayasan LPK SHIN yang berkedudukan di Desa Sawakon, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, saat ini memiliki sarana yang cukup sederhana namun didukung oleh sekitar 30 orang tenaga pendidik profesional yang merupakan alumni dari Jepang. Pelatihan yang diberikan tidak hanya fokus pada bahasa, tetapi juga pengenalan budaya Jepang.


“Kami berharap para pemuda yang belum bekerja segera mempersiapkan diri untuk bergabung. Untuk masalah fasilitas, seluruhnya akan ditanggung dan difasilitasi oleh perusahaan mitra di Jepang, termasuk asuransi jaminan pekerjaan dan asuransi keselamatan kerja,” tambahnya.
 
Saat ini, cabang LPK SHIN di Papua, Sulawesi Utara, dan Karawang sementara dihentikan. Alimin mengimbau agar calon peserta tetap belajar dan meningkatkan bakatnya untuk meraih kesuksesan.
 
Acara pelepasaran dihadiri oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Capil), Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan, tokoh masyarakat, Kepala Kecamatan Galesong Selatan, Kepala Kecamatan Galesong Utara, serta Camat Galesong Selatan Nur Hidayat Abdullah, STP, M.Si.

(Ramli Sahar DR)