Arahan Presiden Sampai Bupati Direspon, Pemerintah Kecamatan Galesong Utara Gelar Apel Kebersihan Serentak
Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Sesuai arahan bertingkat dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Gubernur Sulawesi Selatan, hingga Bupati Takalar, Kecamatan Galesong Utara menggelar apel kebersihan tingkat kecamatan yang dipimpin langsung oleh Camat Galesong Utara Haji Mohammad Faisal Irfan S.E.M.S.i. Kegiatan yang digelar pada Jumat 13/2/2026 pagi ini menjadi bagian dari gerakan nasional untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Acara apel pagi yang bertempat di halaman depan Kantor Kecamatan Galesong Utara diikuti oleh ratusan peserta dari sejumlah unsur penting. Antara lain Forkopincham yang terdiri dari perwakilan pemerintah kecamatan, Kapolsek Galesong Utara Iptu Agusalin Gama SH, Danramil Galesong Utara Letda Muhammad Risal SH, Sekcam Galesong Utara Hasjiari SH, Kepala Puskesmas Bontolebang dan Kepala Puskesmas Aeng Towa, seluruh Kepala Desa serta Lurah dari 8 desa dan kelurahan se-kecamatan, anggota Polsek dan personel Ramil Galesong Utara, seluruh pegawai dan staf kantor kecamatan, perangkat desa dari masing-masing wilayah, serta perwakilan masyarakat yang datang dari berbagai RW dan RT di kecamatan tersebut.
Dalam sambutannya pada kesempatan apel, Camat Haji Mohammad Faisal Irfan menyampaikan bahwa gerakan kebersihan ini bukan hanya sebagai tindak lanjut instruksi dari atas, tetapi juga sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Galesong Utara. "Kebersihan adalah tanggung jawab kita semua. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, kita juga menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga kita, sekaligus meningkatkan citra kecamatan kita di mata luar", ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan kali ini akan difokuskan pada beberapa titik strategis, antara lain jalan utama penghubung antar desa, area sekitar sekolah dan puskesmas, sungai serta badan air lainnya, serta tempat umum yang sering digunakan masyarakat. Selain membersihkan sampah, kegiatan juga akan mencakup penataan lingkungan dan penyebaran edukasi tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
Setelah apel selesai dan arahan diberikan, para Kepala Desa bersama warga masing-masing langsung kembali ke wilayah desa mereka dengan antusias yang tinggi. Mereka membawa peralatan yang telah disediakan, seperti sapu, pelayan, ember, tong sampah, dan alat pemotong rumput. Beberapa kelompok bahkan telah menyiapkan kendaraan untuk mengangkut sampah yang terkumpul, ke tempat pembuangan sementara yang telah ditentukan oleh pemerintah kecamatan. Di setiap desa, kegiatan pembersihan juga diikuti oleh siswa-siswa dari sekolah dasar dan menengah yang ingin berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat mereka belajar dan tinggal.
(Husain Siama)







