Klarifikasi SPPG Desa Gas Alam: "Menu Satu Butir Kelapa" Tidak Sesuai Kenyataan
Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur), dimensitivinews.com
Kepala SPPG Desa Gas Alam mengeluarkan klarifikasi resmi terkait berita yang beredar di media lokal dan grup masyarakat, yang menyatakan bahwa program makan sehat di desa hanya memberikan satu butir kelapa saja sebagai menu. Informasi tersebut dinyatakan tidak sesuai dengan kenyataan.
Dalam siaran pers yang diterbitkan hari ini, Kepala SPPG menjelaskan bahwa kelapa memang menjadi bagian dari menu program makan sehat untuk anak-anak sekolah, namun bukan sebagai menu tunggal.
kelapa sebagai menu selingan/tambahan "Kelapa digunakan sebagai buah dalam menu kering yang terdiri dari Buah Kelapa, Roti Abon, Telur Rebus, dan Susu UHT, dengan takaran yang cukup untuk seluruh penerima manfaat. dan setiap anak juga mendapatkan porsi lengkap menu basah berupa nasi putih, lauk protein Telur Bumbu Kecap, sayur Wortel jagung putren, serta buah semangka sebagai menu harian pada tanggal 05 februari 2026, Ujarnya.
Kesalahpahaman tersebut diperkirakan berasal dari salah satu media lokal yang hanya menyaksikan proses penyajian kelapa secara terpisah sebelum dicampurkan ke dalam makanan utama. Pihak SPPG akan menghubungi sumber informasi dan media terkait untuk melakukan koreksi data yang akurat.
"Kami mengimbau warga untuk tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi. Detail menu selalu diumumkan setiap hari di papan pengumuman kantor dan dapur desa. Pastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan ketidakpuasan," tegas Kepala SPPG.
Menurutnya, menu program dirancang secara cermat oleh tim gizi untuk menjamin asupan nutrisi yang cukup, sekaligus memanfaatkan bahan lokal seperti kelapa yang melimpah di Desa Gas Alam.
(Marsal)








