Notification

×

Iklan

Iklan

Halal Bihalal di Kediaman Jusuf Kalla, Jadi Ajang Silaturahmi Lintas Tokoh di Makassar

3/24/26 | Selasa, Maret 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-24T03:27:11Z

Halal Bihalal di Kediaman Jusuf Kalla, Jadi Ajang Silaturahmi Lintas Tokoh di Makassar


MAKASSAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM


Suasana hangat dan penuh keakraban terasa kental dalam kegiatan halal bihalal yang digelar di kediaman Jusuf Kalla pada momentum Hari Raya Idulfitri, Senin (23/3/2026).

Tradisi tahunan tersebut kembali menjadi ruang pertemuan lintas kalangan. Sejumlah tokoh nasional, pimpinan daerah, hingga berbagai elemen masyarakat hadir dan berbaur dalam suasana santai. Mereka saling bersalaman, berbincang ringan, sekaligus mempererat hubungan yang telah lama terjalin.

Di antara para tamu, tampak Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang turut hadir menyemarakkan acara. Ia memanfaatkan momen tersebut untuk bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh, di antaranya Aksa Mahmud, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, hingga Rektor Universitas Hasanuddin Jamaluddin Jompa.

Interaksi yang terjalin berlangsung alami. Sapaan hangat dan obrolan ringan menciptakan suasana cair, mencerminkan semangat kebersamaan khas Idulfitri.

Bagi Andi Ina, halal bihalal tidak sekadar menjadi ajang temu kangen. Lebih dari itu, momen ini dinilai penting untuk menjaga harmoni sosial di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

“Halal bihalal menjadi sarana untuk merawat silaturahmi, memperkuat komunikasi, serta menjaga semangat persaudaraan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa nilai kebersamaan yang terbangun selama Idulfitri seharusnya tidak berhenti pada seremoni, tetapi terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari—baik dalam pelayanan pemerintahan maupun interaksi sosial masyarakat.

Kehadiran Jusuf Kalla sebagai tuan rumah turut memberi makna tersendiri. Sosok yang dikenal konsisten mendorong dialog dan persatuan itu kembali menghadirkan ruang perjumpaan yang mempererat hubungan lintas elemen.

Acara berlangsung sederhana namun sarat makna. Kehangatan yang tercipta mencerminkan esensi Idulfitri—saling memaafkan, memperkuat hubungan, dan membangun kembali kebersamaan.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update