Notification

×

Iklan

Iklan

Keributan di Diskotik Palembang Berujung Maut, Pria 43 Tahun Tewas Usai Ditusuk

3/24/26 | Selasa, Maret 24, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-24T01:12:50Z

Keributan di Diskotik Palembang Berujung Maut, Pria 43 Tahun Tewas Usai Ditusuk

PALEMBANG (SUMATERA SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Insiden keributan di sebuah tempat hiburan malam di Kota Palembang berujung tragis. Seorang pria berinisial P.J. (43) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian kepala, Minggu dini hari (22/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi di Diskotik Darma Agung, Jalan Kolonel H. Burlian, Kecamatan Sukarami. Korban sempat dilarikan ke RS Siti Fatimah Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada sore harinya sekitar pukul 16.00 WIB.

Aparat kepolisian dari Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Unit Reskrim Polsek Sukarami bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Sejumlah langkah awal langsung dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, hingga pengumpulan barang bukti.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, keributan diduga bermula dari cekcok antara M.F. (22), yang merupakan adik korban, dengan seorang pria berinisial K.A. (25). Ketegangan yang terjadi membuat M.F. menghubungi korban untuk datang ke lokasi.

Saat tiba di tempat kejadian, korban mendatangi pelaku yang saat itu berada di dalam kendaraan. Pelaku kemudian turun sambil membawa senjata tajam, sehingga situasi semakin memanas dan memicu perkelahian.

Dalam kericuhan tersebut, pelaku sempat dikeroyok oleh sekelompok orang di lokasi. Namun, ketika berusaha melarikan diri, pelaku mengayunkan senjata tajam yang kemudian mengenai kepala korban.

Luka tusuk yang diderita korban tergolong serius dan menjadi penyebab utama kematiannya.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa kasus ini ditangani secara serius dan profesional.

“Sejak awal kejadian, penyidik telah bergerak cepat. Kami terus mengumpulkan alat bukti, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi. Pelaku akan kami kejar dan proses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan.

“Setiap permasalahan sebaiknya diselesaikan melalui jalur hukum. Tindakan main hakim sendiri hanya akan menimbulkan korban,” tegasnya.

Hingga kini, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Pihak kepolisian memastikan proses penanganan perkara dilakukan secara transparan dan perkembangan kasus akan terus disampaikan kepada publik.

(Yusan)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update