Mahasiswa KKN STIBA Makassar Gelar Sunat Massal untuk Warga Dhuafa di Bontolebang
Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan IX Institut Agama Islam (IAI) STIBA Makassar menggelar kegiatan bakti sosial berupa sunat massal di Kelurahan Bontolebang, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Kamis (26/3/2026) atau bertepatan dengan 6 Syawal 1447 Hijriah.
Kegiatan yang berlangsung di aula rapat Kantor Kelurahan Bontolebang ini disambut antusias oleh masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Bontolebang Ashar Sahruna, S.STP, tokoh masyarakat, para kepala lingkungan, serta warga setempat.
Lurah Bontolebang, Ashar Sahruna, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN STIBA Makassar bersama Wahdah Islamiyah Takalar atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN STIBA Makassar dan Wahdah Islamiyah yang telah menginisiasi sunat massal ini, khususnya bagi masyarakat dhuafa di Kelurahan Bontolebang,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Desa KKN STIBA Makassar, Imran, menjelaskan bahwa kegiatan sunat massal ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN, Pemerintah Kelurahan Bontolebang, dan Wahdah Islamiyah Kabupaten Takalar.
“Peserta sunat massal berjumlah 13 anak yang berasal dari berbagai lingkungan di Kelurahan Bontolebang. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja kami yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Imran menambahkan, program sunat massal ini juga menjadi salah satu kegiatan penutup dari rangkaian program KKN yang telah dilaksanakan selama Ramadan.
“Sebelumnya kami juga telah melaksanakan sejumlah program, seperti pelatihan penyelenggaraan jenazah (PPJ) bagi pegawai sara’, serta lomba santri TK-TPA untuk mengembangkan minat dan bakat anak-anak,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mempererat sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kepedulian sosial.
(Dirham Sibali)


