Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Barru Tekankan Perencanaan Adaptif, Infrastruktur Jadi Prioritas di Musrenbang RKPD 2027

4/01/26 | Rabu, April 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-01T10:54:27Z

Bupati Barru Tekankan Perencanaan Adaptif, Infrastruktur Jadi Prioritas di Musrenbang RKPD 2027

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang adaptif dan kolaboratif di tengah dinamika fiskal daerah. Hal itu disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Baruga Pettu Adae, Kantor Bupati Barru, Selasa (31/3/2026).

Dalam forum tersebut, Bupati mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Barru Tahun 2026 berada di kisaran Rp769 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp133 miliar harus dikembalikan ke pemerintah pusat akibat kebijakan pengalihan anggaran.

“Kondisi ini menuntut kita lebih realistis dalam menyusun prioritas. Tidak semua usulan bisa diakomodasi, namun kita tetap berupaya maksimal, termasuk mendorong dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat,” ujarnya.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemkab Barru sebelumnya juga mendapat dukungan dari APBN sekitar Rp400 miliar yang membantu pelaksanaan sejumlah program pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur.

Bupati menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama pemerintahannya bersama Wakil Bupati. Dari total sekitar 600 kilometer jalan kabupaten, tingkat kemantapan baru mencapai sekitar 30 persen.

“Kami ingin pembangunan jalan tidak lagi bersifat sementara. Anggaran besar harus menghasilkan kualitas yang tahan lama,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama mengawal pembangunan agar hasilnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut meminta dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan anggota DPRD provinsi untuk membantu pembangunan sejumlah ruas jalan strategis yang menjadi kewenangan provinsi.

Beberapa ruas yang diusulkan antara lain Buludua–Soppeng, Takalasi–Baenange–Lawo, serta Nepo–Lejja yang dinilai memiliki peran penting dalam membuka akses antarwilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kami berharap dukungan provinsi dapat dimaksimalkan, karena ada kewenangan yang tidak bisa ditangani oleh APBD kabupaten,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan melalui Asisten Administrasi Setda Provinsi Sulsel, Muhammad Arafa, menekankan bahwa penyusunan RKPD 2027 harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, produktif, dan berkelanjutan.

Ia juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, serta optimalisasi potensi unggulan seperti sektor pertanian, perikanan dan kelautan, industri pengolahan, pariwisata, dan UMKM.

Sebagai bagian dari rangkaian Musrenbang, Pemkab Barru juga menyerahkan penghargaan kepada kecamatan, kelurahan, dan desa terbaik dalam penyelenggaraan Musrenbang 2026.

Untuk tingkat kecamatan, Kecamatan Barru meraih peringkat pertama, disusul Kecamatan Soppeng Riaja dan Tanete Riaja. Pada tingkat kelurahan, penghargaan diberikan kepada Kelurahan Sepee, Sumpang Binangae, dan Lalolang. Sementara di tingkat desa, penghargaan diraih Desa Siddo, Galung, dan Lipukasi.

Pemkab Barru juga memberikan apresiasi kepada delapan inovator perangkat daerah atas kontribusinya dalam peningkatan Indeks Inovasi Daerah Tahun 2025. Capaian tersebut mengantarkan Barru meraih predikat daerah inovatif dengan nilai indeks sebesar 59,28 berdasarkan penilaian Kementerian Dalam Negeri.

Selain itu, penghargaan purna bakti diberikan kepada dr. Amis Arifai, M.Kes., atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barru.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil Musrenbang oleh unsur pemerintah, legislatif, Forkopimda, akademisi, hingga organisasi masyarakat sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengawal pembangunan daerah yang partisipatif dan berkelanjutan.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Barru, perwakilan DPRD Provinsi Sulsel, Ketua DPRD Barru, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, camat, lurah, kepala desa, serta perwakilan instansi vertikal dan stakeholder lainnya.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update