Notification

×

Iklan

Iklan

Pengambilan Ubinan Padi di Barru Dukung Ketahanan Pangan Nasional

4/08/26 | Rabu, April 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-08T15:25:16Z


Pengambilan Ubinan Padi di Barru Dukung Ketahanan Pangan Nasional

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan, salah satunya melalui kegiatan pengambilan ubinan padi yang dilaksanakan di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Mallusetasi, kegiatan ubinan dilakukan di lahan milik anggota Kelompok Tani To Nepo, Dusun Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memantau hasil produksi sekaligus mengumpulkan data produktivitas tanaman pangan secara akurat. Data ubinan menjadi acuan penting dalam penyusunan kebijakan serta evaluasi program pertanian, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Pengambilan sampel dilakukan pada tanaman padi varietas Pajajaran Agritan, yang merupakan bantuan program mandiri benih dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan pada November 2025. Dari luas sampel 2 x 4 meter atau 8 meter persegi, diperoleh hasil panen seberat 4,92 kilogram.

Berdasarkan hasil tersebut, produktivitas padi diproyeksikan mencapai sekitar 7,8 ton per hektare, yang menunjukkan capaian produksi tergolong tinggi.

Kegiatan ini dihadiri Penelaah Teknis Kebijakan bidang tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan Kabupaten Barru, Muhammad Sadar; penyuluh pertanian Desa Nepo, Liza Vibriana; penyuluh swadaya Bahrul Ulum; Babinsa Desa Nepo, Serma Sulaeman dari Koramil 1405-05/Mallusetasi; Ketua KWT Kasih Ibu Mareppang, Sumriani; Sekretaris Kelompok Tani To Nepo, Darman; serta Ketua RT setempat, Lasalama.

Penyuluh pertanian Desa Nepo, Liza Vibriana, mengapresiasi kerja keras petani yang dinilai mampu mengelola budidaya padi secara optimal. Menurutnya, hasil tersebut mencerminkan keberhasilan kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung sektor pertanian.

“Capaian ini menunjukkan sinergi antara petani, penyuluh, serta pemerintah daerah dan pusat berjalan dengan baik. Kami berharap produktivitas ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah melalui program Kementerian Pertanian, khususnya dalam penyediaan sarana produksi, menjadi faktor penting dalam meningkatkan hasil panen.

Sementara itu, Babinsa Desa Nepo, Serma Sulaeman, menegaskan komitmen TNI dalam mendampingi petani, mulai dari proses tanam hingga panen.

“Kami terus hadir mendampingi petani di lapangan, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga gabah sesuai ketentuan pemerintah,” katanya.

Para petani berharap sinergi antara seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjaga, sehingga kesejahteraan petani meningkat dan sektor pertanian di Kabupaten Barru semakin berkembang.

Dengan semangat “Petani Makmur, Masyarakat Sejahtera,” kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update