Fordmast Demo Kejari Tebo, Soroti Transparansi Pinjaman Daerah Rp100 Miliar ke PT SMI
Tebo (Jambi), dimensitivinews.com
Sejumlah organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), media, dan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Diskusi Masyarakat Tebo (Fordmast) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo, Kamis (21/5/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menuntut transparansi Pemerintah Kabupaten Tebo terkait postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, khususnya mengenai pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Para demonstran menyoroti perubahan nilai plafon pinjaman yang sebelumnya diajukan sebesar Rp140 miliar, namun hanya disetujui sebesar Rp100 miliar. Mereka mempertanyakan dampak perubahan tersebut terhadap sejumlah program dan kegiatan yang telah direncanakan pemerintah daerah bersama DPRD.
Selain itu, massa aksi juga menilai DPRD Kabupaten Tebo belum maksimal menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan APBD dan mekanisme pinjaman daerah.
Perwakilan mahasiswa Tebo, Rengky, dalam orasinya menyebut kebijakan penambahan utang daerah berpotensi membebani kondisi keuangan daerah di tengah upaya efisiensi anggaran.
“Sebagaimana kita ketahui, rencana pinjaman kepada PT SMI ini dapat berdampak terhadap kondisi keuangan daerah. Saat ini APBD masih terbebani angsuran utang sekitar Rp28 miliar,” ujarnya.
Ia menilai Pemerintah Kabupaten Tebo seharusnya lebih fokus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dibanding menambah beban pinjaman baru.
“Hari ini kami menolak keras pinjaman PT SMI demi menjaga kesehatan APBD Tahun 2027,” tegasnya.
Aksi demonstrasi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Kepala Kejaksaan Negeri Tebo, Abdurachman, turut menemui langsung para demonstran dan menerima laporan tertulis beserta dokumen pendukung dari massa aksi untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.
(Herman)



