Gudang Pengolahan Limbah di Karawang Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah
Karawang (Jawa Barat), dimensitivinews.com
Kebakaran hebat melanda perusahaan pengolahan limbah di kawasan pergudangan Dusun Pulosari, Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Sabtu (9/5/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB.
Api dengan cepat membesar dan melahap tiga gudang penyimpanan limbah pempes yang berada di lokasi tersebut. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan sempat menimbulkan kepanikan para pekerja serta warga sekitar.
Menurut keterangan saksi mata dari kalangan karyawan, api pertama kali terlihat muncul dari atas tumpukan barang yang telah dikemas di dalam gudang.
“Tiba-tiba api sudah menyala dari atas tumpukan barang. Asap hitam langsung memenuhi area gudang,” ujar salah seorang pekerja di lokasi kejadian.
Melihat kobaran api semakin membesar, para karyawan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Tim media Dimensi TV yang berada di lokasi membenarkan adanya kebakaran besar di area pergudangan Kalangsari. Hingga proses pemadaman berlangsung, pihak pengelola perusahaan belum dapat memberikan keterangan resmi terkait penyebab kebakaran karena situasi masih dalam kondisi panik.
Salah seorang karyawan menyebutkan bahwa api membakar sejumlah barang produksi, mesin penggiling, dan mesin proses lainnya. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Perkiraan sementara kerugian ratusan juta rupiah, tapi belum bisa dipastikan karena api masih menyala di bagian dalam gudang,” ungkapnya.
Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Karawang dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Petugas sempat mengalami kesulitan akibat besarnya api dan hembusan angin kencang yang mempercepat penyebaran api.
Beberapa petugas pemadam juga dilaporkan mengalami gangguan pernapasan akibat tebalnya asap hitam di lokasi kejadian. Tim kesehatan dari Puskesmas Kalangsari yang dipimpin Mantri Aan segera memberikan bantuan oksigen kepada petugas yang terdampak.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, proses pendinginan masih terus dilakukan karena bara api di tumpukan material dalam gudang masih terus menyala.
Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum dapat ditemui untuk dimintai keterangan resmi terkait penyebab kebakaran maupun total kerugian yang dialami.
(Enday Sukandi)



