Notification

×

Iklan

Iklan

Takalar Jemput Masa Depan Pendidikan: 2.000 Anak Rentan Jadi Sasaran Program Sekolah Rakyat

5/14/26 | Kamis, Mei 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-14T12:56:49Z

Takalar Jemput Masa Depan Pendidikan: 2.000 Anak Rentan Jadi Sasaran Program Sekolah Rakyat

Takalar (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com

Pemerintah Kabupaten Takalar bersama Pemerintah Kecamatan Pattallassang dan Kementerian Sosial Republik Indonesia mulai melakukan sosialisasi serta penjangkauan Program Sekolah Rakyat (SR) bagi anak usia sekolah yang masuk kategori Desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Rabu (13/05/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Pattallassang itu menjadi langkah awal identifikasi lapangan terhadap sekitar 2.000 anak usia SD, SMP, hingga SMA yang tergolong rentan dan membutuhkan intervensi pendidikan serta perlindungan sosial secara lebih terukur.

Proses identifikasi dilakukan langsung oleh unsur pemerintah bersama aparat kewilayahan dengan melibatkan lurah, kepala lingkungan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas guna memastikan validitas data serta kondisi riil anak-anak di lapangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Tim Kabupaten dari Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Non Kebencanaan Kementerian Sosial RI. Ketua Tim Kabupaten, Muh Sahir, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan Program Sekolah Rakyat tepat sasaran.

“Kegiatan ini bertujuan melakukan identifikasi langsung di lapangan untuk melihat kondisi sekitar 2.000 anak yang masuk dalam Desil 1 dan 2 DTSEN. Pemerintah ingin memastikan mereka mendapatkan akses pendidikan yang layak melalui Program Sekolah Rakyat,” ujar Muh Sahir.

Sementara itu, Camat Pattallassang, Bansuhari Said, menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Takalar menghadirkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut).

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari upaya dan komunikasi intensif Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, dengan pemerintah pusat.

“Ini menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Takalar. Berkat perjuangan dan lobi Bapak Bupati Daeng Manye di Jakarta, Takalar mendapatkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen dan menjadi satu-satunya di Sulawesi Selatan,” ungkap Bansuhari.

Saat ini, kegiatan belajar mengajar Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Takalar masih berlangsung sementara di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Takalar dengan jumlah peserta didik sebanyak 72 anak.

Bansuhari menambahkan, Program Sekolah Rakyat sejalan dengan inovasi Kecamatan Pattallassang bertajuk “Pak Sewang” yang fokus pada penguatan pelayanan sosial, pendidikan, dan keberpihakan terhadap masyarakat rentan.

“Kami terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal dalam mendapatkan akses pendidikan. Program Sekolah Rakyat sejalan dengan semangat inovasi Pak Sewang yang kami jalankan,” tambahnya.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan kelompok rentan sosial.

(Muhammad Rizal)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update