Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Barru Buka Lomba Bertutur SD/MI 2026, Dorong Literasi dan Pelestarian Budaya Daerah

6/22/26 | Senin, Juni 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-22T12:26:14Z

Bupati Barru Buka Lomba Bertutur SD/MI 2026, Dorong Literasi dan Pelestarian Budaya Daerah

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, resmi membuka Lomba Bertutur Siswa SD/MI Tingkat Kabupaten Barru Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barru melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Baruga Singkeru AdaE, Rumah Jabatan Bupati Barru, Senin (22/6/2026).

Sebanyak 60 peserta dari tujuh kecamatan di Kabupaten Barru ambil bagian dalam lomba yang berlangsung selama dua hari tersebut. Kegiatan ini menjadi ajang untuk mengasah kemampuan literasi, komunikasi, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya dan cerita rakyat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Barru mengapresiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang terus menghadirkan program literasi bagi anak-anak. Menurutnya, lomba bertutur bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan tahun ini, tetapi menjadi agenda rutin setiap tahun. Pemerintah Kabupaten Barru akan terus mendukung program yang memberikan manfaat besar bagi perkembangan dan pendidikan anak-anak kita,” ujar Andi Ina.

Ia menegaskan, pembentukan karakter generasi muda merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Melalui kegiatan bertutur, anak-anak tidak hanya belajar berbicara di depan umum, tetapi juga memahami pesan moral, nilai budaya, dan kearifan lokal yang terkandung dalam cerita rakyat.

“Anak-anak yang hadir hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, mereka harus dibekali dengan pendidikan karakter, nilai-nilai agama, serta sikap hormat kepada orang tua dan guru,” pesannya.

Di hadapan para peserta dan orang tua, Bupati juga berbagi pengalaman masa kecilnya tentang pentingnya pendidikan karakter dan kebiasaan positif yang ditanamkan keluarga sejak dini. Ia mengajak para siswa untuk terus gemar membaca dan meningkatkan kemampuan literasi sebagai bekal menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut memberikan apresiasi kepada dewan juri yang terdiri atas pegiat literasi dan tokoh budaya daerah, yakni Faisal, Andi Adri, Rizal Trismawan, dan Thorik, yang dinilai memiliki kompetensi dan pengalaman dalam bidang literasi serta seni bertutur.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Barru secara resmi membuka kegiatan dengan mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim, Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kabupaten Barru Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka.”

Usai pembukaan, suasana semakin semarak ketika Andi Ina tampil membawakan dongeng rakyat legendaris “Nene Pakande” di hadapan para peserta. Penampilan tersebut disambut antusias oleh para siswa yang tampak larut dalam alur cerita yang dibawakannya.

Tak hanya itu, Bupati juga mengajak seluruh peserta menyanyikan lagu “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” sebagai media edukasi untuk menanamkan nilai-nilai positif dan karakter unggul kepada generasi muda.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barru, Charlie R. Fischer, berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat baca dan kemampuan bertutur siswa sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal.

“Melalui lomba ini, kami ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemampuan komunikasi yang baik, dan kecintaan terhadap budaya daerah,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten III Setda Barru Dr. Andi Muhammad Batara, S.STP., M.Si., Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Barru Haedar, ST., MM., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan, para camat se-Kabupaten Barru, dewan juri, guru pendamping, serta orang tua peserta.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barru berharap budaya literasi, kemampuan bertutur, dan kecintaan terhadap cerita rakyat terus tumbuh di kalangan generasi muda sebagai fondasi dalam membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update