Notification

×

Iklan

Iklan

Ditinggalkan di Perantauan, Ibu dan Balita Asal Riau Temukan Harapan di Polsek Somba Opu

6/14/26 | Minggu, Juni 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-14T10:03:01Z

Ditinggalkan di Perantauan, Ibu dan Balita Asal Riau Temukan Harapan di Polsek Somba Opu

GOWA (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.CO.

Kepedulian dan nilai kemanusiaan kembali ditunjukkan jajaran Polsek Somba Opu. Seorang ibu bersama balitanya yang terlantar di perantauan akhirnya dapat kembali ke kampung halaman setelah mendapat bantuan dari personel kepolisian.

Kapolsek Somba Opu, Kompol Hambali, S.H., melalui Wakapolsek Somba Opu AKP M. Haris, menyerahkan bantuan uang tunai kepada Fenty Rahayu (35) dan putranya Muhammad Al Fitrah (1 tahun 2 bulan) untuk biaya perjalanan pulang ke Provinsi Riau, Minggu (14/6/2026).

Peristiwa yang dialami Fenty bermula ketika ia diajak oleh seorang rekannya, Susilawati (38), yang telah dikenalnya selama lebih dari dua tahun di Batam, untuk datang ke Makassar dengan janji mendapatkan pekerjaan yang layak.

Namun harapan tersebut berubah menjadi kenyataan pahit. Setelah tiba di Makassar pada 24 Mei 2026, Fenty bersama anaknya justru ditinggalkan tanpa tujuan dan tanpa tempat tinggal di kawasan Jalan AP Pettarani.

Dalam kondisi kebingungan dan tanpa sanak keluarga, ibu dan anak itu kemudian berjalan hingga memasuki wilayah Kabupaten Gowa. Beruntung, kepedulian warga setempat mengantarkan mereka ke Polsek Somba Opu untuk mendapatkan perlindungan dan bantuan.

Selama lebih dari dua pekan berada di Polsek Somba Opu, Fenty dan putranya mendapat perhatian serta pendampingan dari personel kepolisian. Mengetahui kondisi yang dialami keduanya, Kapolsek Somba Opu mengambil langkah cepat dengan memberikan bantuan biaya perjalanan agar mereka dapat kembali ke kampung halaman.

Tak hanya itu, Kompol Hambali juga menginstruksikan personelnya melalui Ipda Sumiati Hamsal untuk mendampingi dan mengantar Fenty bersama anaknya hingga ke Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar guna memastikan perjalanan mereka berlangsung aman dan lancar.

"Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban Ibu Fenty dan anaknya sehingga mereka dapat kembali dengan selamat dan berkumpul dengan keluarga di Riau," ujar Kompol Hambali.

Dengan mata berkaca-kaca, Fenty menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan seluruh personel Polsek Somba Opu selama dirinya berada di Gowa.

"Titip salam untuk seluruh anggota Polsek Somba Opu. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dan kebaikan yang diberikan kepada saya dan anak saya. Semoga seluruh personel selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas," ucapnya penuh haru.

Kisah Fenty dan putranya menjadi potret nyata bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai sahabat kemanusiaan yang hadir memberikan pertolongan bagi warga yang sedang menghadapi kesulitan.

Di balik tugas menjaga keamanan dan ketertiban, terdapat kepedulian serta empati yang menjadi bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat. Bagi Fenty dan putranya, bantuan tersebut bukan sekadar biaya perjalanan, melainkan secercah harapan untuk memulai kembali kehidupan bersama keluarga di kampung halaman.

(Arfah)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update