Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Takalar Tegaskan Sinergi Antarlevel Pemerintahan Kunci Percepatan Pembangunan

7/30/26 | Kamis, Juli 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-30T12:32:21Z

Bupati Takalar Tegaskan Sinergi Antarlevel Pemerintahan Kunci Percepatan Pembangunan

TAKALAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan pelayanan publik yang berkualitas.

Hal itu disampaikan Bupati saat memberikan arahan dalam kegiatan Penandatanganan Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTJM) Hasil Audit Sementara Belanja Modal, Belanja Barang, serta Audit Keuangan Desa Tahun Anggaran 2025 yang digelar Inspektorat Kabupaten Takalar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar.

Di hadapan para camat dan kepala desa, Daeng Manye menegaskan bahwa seluruh tingkatan pemerintahan merupakan bagian dari satu sistem yang harus berjalan selaras. Meski memiliki mandat dari masyarakat, setiap pemimpin pemerintahan tetap harus menjalankan tugas berdasarkan aturan, koordinasi, dan tata kelola yang baik.

“Presiden dipilih rakyat, Gubernur dipilih rakyat, Bupati dipilih rakyat, begitu pula Kepala Desa. Tetapi dalam menjalankan pemerintahan kita tetap berada dalam satu sistem. Tidak ada yang berdiri sendiri. Semua wajib menjalankan tata kelola pemerintahan dengan baik dan benar,” tegasnya.

Menurut Bupati, desa memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pemerintahan karena menjadi unit yang paling dekat dengan masyarakat. Oleh sebab itu, kemajuan Kabupaten Takalar sangat bergantung pada keberhasilan pembangunan di tingkat desa.

Ia menjelaskan, pembangunan daerah telah memiliki mekanisme perencanaan berjenjang, mulai dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat.

“Semua sudah memiliki jalur dan mekanisme. Desa mengusulkan, kecamatan mengoordinasikan, kabupaten menyelaraskan, provinsi dan pemerintah pusat memperkuat. Inilah sistem pembangunan nasional yang harus kita pahami bersama,” ujarnya.

Daeng Manye mengibaratkan tata kelola pemerintahan seperti roda mesin yang saling terhubung. Setiap tingkatan pemerintahan memiliki fungsi masing-masing, namun harus bergerak dalam arah yang sama agar pembangunan berjalan optimal.

“Kalau satu roda berhenti, roda yang lain juga akan terganggu. Karena itu saya mengajak seluruh camat dan kepala desa untuk tetap berada dalam satu barisan, satu tujuan, dan satu komando dalam membangun Takalar,” katanya.

Ia juga mengingatkan para pemimpin pemerintahan untuk mengedepankan etika birokrasi, disiplin, integritas, dan loyalitas terhadap sistem pemerintahan, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan komitmennya membangun pemerintahan yang bersih, profesional, dan akuntabel melalui semangat “One Team, One Command”. Menurutnya, kolaborasi dan koordinasi seluruh unsur pemerintahan menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas serta memastikan pembangunan menjangkau seluruh pelosok daerah.

“Jika desa maju, kecamatan kuat, kabupaten berkembang, dan seluruh program pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik, maka manfaat pembangunan akan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Takalar. Itulah tujuan kita bersama,” pungkasnya.

(Muhammad Rizal)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update