Notification

×

Iklan

Iklan

Barru dan Unhas Tanam Perdana Jagung JJUH, Dorong Produktivitas Petani

8/07/26 | Jumat, Agustus 07, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-07T14:09:34Z

Barru dan Unhas Kembangkan Jagung Unggul JJUH, Dorong Petani Naik Kelas dan Perkuat Ketahanan Pangan

BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM

Pemerintah Kabupaten Barru bersama Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi memulai pengembangan jagung varietas unggul Jagung Jago Unhas (JJUH) melalui penanaman perdana di lahan percontohan seluas 5 hektare milik Kelompok Tani Suka Damai, Desa Siawung, Kecamatan Barru, Jumat (7/8/2026).

Program tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian, penguatan ketahanan pangan daerah, serta membuka peluang bagi petani Barru untuk mengembangkan usaha penangkaran benih berkualitas.

Dalam sambutannya, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan bahwa kemajuan sektor pertanian membutuhkan sinergi berbagai pihak melalui konsep kolaborasi Pentahelix, yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, masyarakat, dan media.

"Kolaborasi ini menjadi kekuatan besar untuk menghadirkan inovasi di sektor pertanian. Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen mendukung setiap upaya yang mampu meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah," ujar Andi Ina.

Menurutnya, penanaman jagung pada musim kemarau menjadi tantangan tersendiri bagi petani. Namun, dengan dukungan benih unggul, penerapan teknologi pertanian, serta pendampingan yang berkelanjutan, tanaman tersebut ditargetkan dapat dipanen dalam kurun waktu sekitar tiga bulan.

Bupati juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian dalam mendampingi petani agar program pengembangan jagung unggul dapat berjalan maksimal.

"Kehadiran penyuluh harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani. Pendampingan yang konsisten menjadi kunci keberhasilan program, dan kinerja penyuluh akan terus kami evaluasi," tegasnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unhas Prof. Dr. Ir. Rismaneswati, S.P., M.P., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barru atas dukungan terhadap pengembangan pertanian berbasis inovasi dan kemitraan.

Ia menjelaskan, program Jagung JJUH merupakan bagian dari kerja sama Fakultas Pertanian Unhas dengan Taiwan International Cooperation and Development Fund (ICDF Taiwan). Setelah sebelumnya sukses mengembangkan komoditas padi selama enam tahun di 10 kabupaten di Sulawesi Selatan, kerja sama tersebut kini memasuki fase pengembangan jagung periode 2026–2028.

"Barru menjadi salah satu dari lima kabupaten yang dipercaya sebagai lokasi penangkaran benih induk atau parent seed. Ini merupakan kepercayaan sekaligus peluang besar bagi petani Barru untuk naik kelas menjadi penangkar benih berkualitas," jelas Prof. Risma.

Ia menambahkan, hasil panen berupa tongkol jagung dari lahan penangkaran nantinya akan dibeli langsung oleh Unhas bersama ICDF Taiwan untuk dikembangkan menjadi benih sebar yang dapat dimanfaatkan petani di berbagai daerah.

Untuk menjaga kualitas produksi, Unhas dan ICDF Taiwan juga menyiapkan sarana pendukung, menempatkan koordinator wilayah dan asisten lapangan, serta memberikan pendampingan teknis secara berkelanjutan. Petani penangkar diwajibkan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) guna menjaga kemurnian genetik dan mutu benih.

Melalui program ini, Pemkab Barru dan Unhas berharap pengembangan jagung varietas JJUH dapat menjadi model pertanian inovatif yang mampu meningkatkan hasil produksi, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kegiatan penanaman perdana tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., Wakil Ketua DPRD Barru Andi Yenni, S.E., anggota DPRD Herman Jaya, S.Ft., unsur Forkopimda, jajaran akademisi Fakultas Pertanian Unhas, perwakilan Taiwan Technical Mission Dr. Muhammad Fuad, Kepala Dinas PTPHBUN Barru, perwakilan Bulog Parepare Musdalifah, perwakilan BPS Barru Armaluddin, Pimpinan Cabang Bank Mandiri Barru Muh. Makmun Arsyad, Kepala Desa Siawung Sudirman, S.Sos., Ketua KTNA Kabupaten Barru Drs. A. Subur Toro, serta kelompok tani se-Desa Siawung.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update