Pemkab Takalar Dorong Percepatan Pencairan Dana Operasional Desa Tahap II
TAKALAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM
Pemerintah Kabupaten Takalar mendorong percepatan pencairan Dana Operasional Pemerintahan Desa Non-Siltap tahap kedua untuk periode April–Juni 2026. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa tetap berjalan optimal.
Hal itu dibahas dalam pertemuan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Takalar, Parawansa, bersama Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Takalar Achmad Rifai dengan Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye di ruang kerja Bupati, Senin (24/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua APDESI Takalar menyampaikan sejumlah hal terkait kebutuhan dan kelancaran pencairan Dana Operasional Non-Siltap tahap kedua. Dana tersebut dinilai penting untuk menunjang aktivitas pemerintahan desa dan pelayanan kepada masyarakat.
Merespons hal itu, Bupati Takalar memberikan arahan kepada BPKD agar proses pencairan segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Bupati Daeng Manye juga menekankan pentingnya soliditas kepala desa dalam menjalankan pemerintahan. Menurutnya, kepala desa merupakan ujung tombak pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
> “Pak Desa harus selalu solid dalam menjalankan pemerintahan di desanya, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesan Daeng Manye.
Ia menegaskan, dukungan terhadap pemerintah desa tidak hanya berupa penguatan anggaran, tetapi juga melalui kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab seluruh perangkat desa dalam memberikan pelayanan publik.
Dengan percepatan pencairan dana operasional tersebut, Pemkab Takalar berharap aktivitas pemerintahan desa dapat berjalan lancar dan pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami hambatan.
Pemerintah daerah juga terus mendorong sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat pembangunan serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
(Muhammad Rizal)


