Barru Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Berlaku 1–14 Oktober 2026
BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM
Pemerintah Kabupaten Barru menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari, mulai 1 hingga 14 Oktober 2026. Kebijakan ini diambil setelah pemerintah daerah bersama lintas sektor mengevaluasi kondisi kebencanaan yang masih menunjukkan peningkatan.
Keputusan tersebut disepakati dalam rapat lintas sektor di Posko Induk BPBD Kabupaten Barru, Selasa (29/9/2026), yang dipimpin Sekretaris Daerah Barru, Andi Syarifuddin, S.IP., M.Si.
Status tanggap darurat ditetapkan setelah masa status siaga darurat berakhir pada 30 September 2026. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain kekurangan air bersih, kebakaran hutan dan lahan, serta angin kencang.
“Kalau melihat eskalasi saat ini, tentunya bukan pilihan untuk kembali ke status normal. Eskalasinya saya kira semakin meningkat,” kata Andi Syarifuddin.
Sekda menegaskan, kondisi kekeringan masih perlu diwaspadai meski terdapat peluang hujan mulai turun pada Oktober. Pemerintah juga harus mengantisipasi potensi bencana lain, seperti banjir akibat hujan berintensitas tinggi.
Krisis air bersih menjadi salah satu perhatian utama. Keterbatasan armada mobil tangki masih menjadi kendala dalam distribusi air kepada masyarakat terdampak. Saat ini, PDAM dan BPBD masing-masing memiliki satu unit mobil tangki.
“Kebutuhan air bersih adalah tanggung jawab kita bersama. Kalau PDAM bergerak sendiri tentu tidak akan mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. Karena itu, kita harus bergerak bersama,” tegasnya.
Dengan status tanggap darurat tersebut, seluruh unsur terkait diminta meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi, serta segera melaporkan setiap perkembangan di lapangan.
Andi Syarifuddin juga mengapresiasi dukungan TNI, Polri, BPBD, Satpol PP dan Damkar, PDAM, PMI, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, perangkat daerah, serta masyarakat dalam penanganan kebencanaan di Kabupaten Barru.
“Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi, penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan dedikasi semua pihak,” ujarnya.
Rapat tersebut turut dihadiri perwakilan Polres Barru dan Kodim 1405/Parepare, pimpinan OPD terkait, Ketua PMI, Ketua Baznas, serta para camat se-Kabupaten Barru.
(Darman)


