Pascapilkades, Camat Pebayuran Lantik 12 Pj Kepala Desa
BEKASI (JAWA BARAT), DIMENSITIVINEWS.COM
Rangkaian Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi 2026 telah selesai. Untuk memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan hingga kepala desa terpilih dilantik, Camat Pebayuran Hasim Adnan melantik 12 Penjabat (Pj) Kepala Desa se-Kecamatan Pebayuran.
Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pebayuran, Selasa (29/9/2026), dan dihadiri unsur Forkopimcam Pebayuran, Danramil, Kapolsek, para Ketua BPD, tokoh masyarakat, serta perangkat desa.
Dalam sambutannya, Camat Pebayuran mengatakan pengangkatan Pj Kades dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bekasi tentang penunjukan aparatur sipil negara (ASN) sebagai penjabat kepala desa.
“Pilkades telah usai. Kita patut bersyukur seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan damai. Tidak ada kericuhan yang menonjol. Ini menunjukkan kedewasaan warga Pebayuran dalam berdemokrasi,” ujar Hasim.
Ia menjelaskan, 12 Pj Kades tersebut akan menjalankan pemerintahan desa selama masa transisi hingga kepala desa hasil Pilkades periode 2026–2034 dilantik.
Hasim menekankan tiga hal utama yang harus menjadi perhatian para Pj Kades, yakni menjaga netralitas dan keamanan pasca-Pilkades, mengamankan aset serta administrasi desa, dan mempersiapkan proses transisi kepada kepala desa definitif.
“Jangan ada lagi kubu-kubuan. Semua warga adalah satu. Selain itu, aset dan administrasi desa harus dijaga, termasuk APBDes. Siapkan juga laporan keuangan dan inventaris secara transparan,” tegasnya.
Para Pj Kades juga diminta tidak mengambil kebijakan strategis yang berada di luar kewenangan selama masa transisi. Mereka diarahkan fokus pada pelayanan pemerintahan, kebersihan lingkungan, administrasi, serta menjaga kondusivitas masyarakat.
Salah satu Pj Kades yang dilantik, Juhri Sahroni, yang mendapat amanah memimpin Desa Sumber Urip, menyatakan siap menjalankan tugas dan merangkul seluruh elemen masyarakat.
“Ini amanah berat. Saya akan fokus merangkul semua pihak yang sempat terbelah karena Pilkades. Pilkades sudah selesai, saatnya kita membangun desa bersama-sama,” ujarnya.
Sementara itu, Pj Kades Sumber Reja yang juga merupakan Kasi Pemerintahan Kecamatan Pebayuran mengajak masyarakat kembali bersatu setelah proses pemilihan selesai.
“Sekarang saatnya islah. Mari kita lupakan perbedaan pilihan dan bersama-sama menjaga kondusivitas desa sambil menunggu pelantikan kepala desa definitif,” katanya.
Tokoh masyarakat Pebayuran, H. Sardi, mengapresiasi langkah cepat pemerintah kecamatan dalam mengisi kekosongan jabatan kepala desa.
“Kalau tidak ada Pj, pemerintahan bisa vakum. Kami berharap Pj Kades dapat menjadi penyejuk di desa, terutama di wilayah yang persaingannya cukup ketat saat Pilkades,” ungkapnya.
Wakapolsek Pebayuran Iptu Yosie juga mengingatkan masyarakat agar tidak berlebihan dalam merayakan hasil Pilkades.
“Euforia boleh, tetapi jangan berlebihan. Jangan ada konvoi yang mengganggu ketertiban. Kami masih melakukan pengamanan hingga pelantikan kepala desa definitif,” tegasnya.
Sebagai informasi, Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026 diikuti 154 desa, termasuk 12 desa di Kecamatan Pebayuran. Pemungutan suara dilaksanakan pada 20 September 2026 dengan tingkat partisipasi yang disebut mencapai 83 persen.
Sementara itu, pelantikan kepala desa terpilih periode 2026–2034 dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2026 di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang.
Pelantikan 12 Pj Kades kemudian ditutup dengan doa dan foto bersama. Para penjabat yang telah dilantik selanjutnya kembali ke desa masing-masing untuk menjalankan tugas selama masa transisi pemerintahan desa.
(Agung)


