Willem J.A. Sahertian Balla Terpilih Pimpin Tungku Rote Suelai Kota Jayapura 2026–2031
JAYAPURA (PAPUA), DIMENSITIVINEWS.COM
Willem J.A. Sahertian Balla, S.E., S.H., terpilih sebagai Ketua Tungku Rote Suelai Kota Jayapura periode 2026–2031 setelah meraih suara terbanyak dalam musyawarah pemilihan yang berlangsung demokratis dan penuh semangat kekeluargaan.
Musyawarah tersebut diikuti peserta yang berasal dari empat distrik di Kota Jayapura. Dalam proses pemilihan, terdapat dua kandidat yang bersaing, yakni Willem J.A. Sahertian Balla sebagai calon nomor urut 1 dan Agus Giri sebagai calon nomor urut 2.
Hasil penghitungan suara menetapkan Willem memperoleh **119 suara**, sementara Agus Giri meraih **101 suara**.
Ketua Tim Formatur, Alfred Nadek, S.H., mengatakan seluruh peserta musyawarah berasal dari empat distrik di Kota Jayapura. Ia menyebut proses pemilihan berlangsung sesuai mekanisme yang telah disepakati bersama.
“Semua yang terlibat dalam musyawarah hari ini berasal dari empat distrik yang ada di Kota Jayapura. Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dan berjalan sesuai dengan mekanisme yang telah disepakati bersama,” ujar Alfred.
Musyawarah tersebut turut dipantau Ketua Ikatan Keluarga Flobamora (IKF) Papua, Ismael Bepa Ladupurab, bersama sejumlah utusan IKF Provinsi Papua. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya menjaga proses musyawarah tetap berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan demokratis.
Selain itu, kehadiran IKF Papua mencerminkan semangat kebersamaan antarpaguyuban Flobamora di Papua, khususnya dalam menjaga persaudaraan, persatuan, dan nilai-nilai musyawarah.
### **Willem Siap Jalankan Amanah**
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Willem menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta musyawarah.
Ia menegaskan, hasil pemilihan tersebut bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan amanah yang harus dijalankan untuk kepentingan seluruh keluarga besar Tungku Rote Suelai.
“Kepercayaan yang diberikan kepada saya adalah sebuah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya akan bekerja berdasarkan visi dan misi yang telah saya sampaikan dalam musyawarah,” ujar Willem.
Ia juga mengajak seluruh peserta dan keluarga besar Tungku Rote Suelai kembali bersatu setelah proses pemilihan selesai.
“Perbedaan pilihan dalam sebuah demokrasi adalah hal yang biasa. Setelah proses pemilihan selesai, mari kita bersatu kembali. Kita semua adalah satu keluarga besar Tungku Rote Suelai,” tegasnya.
Sebagai ketua terpilih, Willem selanjutnya akan menjalankan fungsi sebagai formatur untuk menyusun kepengurusan Tungku Rote Suelai periode 2026–2031.
Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat solidaritas, menjaga nilai-nilai kekeluargaan, serta meningkatkan peran Tungku Rote Suelai dalam kehidupan sosial masyarakat di Kota Jayapura.
Musyawarah telah melahirkan kepemimpinan baru. Selanjutnya, tantangan bagi seluruh keluarga besar Tungku Rote Suelai adalah membangun kebersamaan dan menjalankan amanah organisasi secara bersama-sama untuk lima tahun ke depan.
(Eduardus Lede Umbu Pati, SH)


