TAKALAR (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM
Semangat pengabdian prajurit TNI bersama masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Beton di Desa Galesong Timur, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Di bawah terik matahari, personel Koramil 1426-04/Galesong, Kodim 1426/Takalar, bersama warga bahu-membahu melaksanakan pekerjaan pengecoran tiang jembatan sebagai bagian dari tahapan pembangunan yang kini telah mencapai progres sekitar 15 persen, Sabtu (24/10/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bati Tuud Koramil 1426-04/Galesong, Peltu Muh. Nawar. Dengan mengedepankan semangat gotong royong, para personel TNI dan masyarakat bekerja bersama agar pembangunan jembatan dapat berjalan sesuai target yang telah direncanakan.
Pengecoran tiang menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan. Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian, kekompakan, serta kualitas pengerjaan yang baik agar konstruksi jembatan nantinya kuat, kokoh, dan aman digunakan masyarakat.
Meski cuaca panas menyengat, semangat para prajurit dan warga tidak surut. Keringat yang bercucuran justru menjadi gambaran nyata komitmen bersama untuk menghadirkan akses penghubung yang lebih baik bagi masyarakat Desa Galesong Timur dan sekitarnya.
Bati Tuud Koramil 1426-04/Galesong, Peltu Muh. Nawar, mengatakan bahwa kondisi cuaca panas bukan menjadi alasan untuk mengendurkan semangat dalam menyelesaikan pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Bagi kami, panas bukan masalah. Selama masih bisa bekerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat, kami akan terus berupaya semaksimal mungkin. Ini merupakan bentuk pengabdian kami kepada warga. Kami ingin pembangunan jembatan ini segera selesai agar bisa dimanfaatkan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, personel Koramil bersama warga akan terus bekerja secara maksimal dengan tetap memperhatikan kualitas dan keamanan konstruksi. Pihaknya juga menargetkan agar pembangunan dapat dikebut sehingga jembatan bisa selesai sebelum musim panen tiba.
“Kami akan kejar pembangunan ini sebelum musim panen tiba. Harapan kami, jembatan ini nantinya dapat membantu aktivitas masyarakat, terutama para petani dalam mengangkut hasil panen. Namun, kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama agar jembatan benar-benar kuat dan aman digunakan,” imbuh Peltu Muh. Nawar.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Galesong Timur menyampaikan apresiasi atas keterlibatan personel TNI yang terus bekerja bersama masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah turun langsung membantu pembangunan jembatan ini. Walaupun cuaca panas, mereka tetap bersemangat bekerja bersama warga. Kami berharap jembatan ini segera selesai karena sangat membantu aktivitas masyarakat, khususnya petani saat mengangkut hasil panen,” ungkapnya.
Bagi masyarakat, pembangunan jembatan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan harapan baru untuk memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses transportasi, serta mendukung kegiatan perekonomian, terutama sektor pertanian.
Kebersamaan yang terjalin antara TNI dan masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa. Melalui kerja nyata di lapangan, Koramil 1426-04/Galesong, Kodim 1426/Takalar, terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 15 persen, seluruh pihak diharapkan terus menjaga semangat, kekompakan, serta kualitas pekerjaan agar Jembatan Desa Galesong Timur dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
TNI bersama rakyat, bekerja dalam panas, mengabdi tanpa batas demi akses yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat.
(Muhammad Rizal)


