Peringati Hari Santri Nasional 2026, SDN Karang Harja 01 Gelar Dzikir dan Sholat Dhuha Berjamaah
BEKASI (JAWA BARAT), DIMENSITIVINEWS.COM
Suasana religius menyelimuti SDN Karang Harja 01, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saat memperingati Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10/2026). Ratusan siswa dari kelas I hingga kelas VI mengikuti kegiatan sholat Dhuha berjamaah, dzikir, dan doa bersama di lapangan sekolah.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin oleh guru Pendidikan Agama Islam, Siti Jariah, S.Pd.I. Para siswa mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk meskipun cuaca cukup terik.
Usai sholat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan dzikir bersama, pembacaan Sholawat Nariyah, serta doa untuk keselamatan bangsa dan kemajuan pendidikan Indonesia. Suasana kebersamaan dan kekhidmatan tampak mewarnai kegiatan tersebut.
Kepala SDN Karang Harja 01, Hasan Basri, S.Pd.I., M.M., mengatakan bahwa peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk menanamkan karakter religius, kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, serta penghormatan kepada ulama sejak usia dini.
“ Hari Santri bukan hanya milik pondok pesantren. Di sekolah negeri pun kita perlu meneladani semangat santri, yaitu cinta ilmu, cinta agama, dan cinta tanah air. Karena itu, kami mengajak anak-anak melaksanakan dzikir dan sholat Dhuha bersama,” ujarnya.
Menurut Hasan Basri, kegiatan tersebut juga sejalan dengan program Pembiasaan Pagi Religius yang rutin dilaksanakan setiap Jumat. Ia mengapresiasi antusiasme para siswa yang mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat.
“Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias. Mereka datang lebih pagi, berwudhu dengan tertib, dan mengikuti dzikir dengan khidmat. Kami berharap kegiatan ini menjadi bekal dalam membentuk akhlak mereka,” tambahnya.
Antusiasme juga dirasakan para siswa. Farhan, siswa kelas IV B, mengaku senang dapat mengikuti ibadah bersama teman-temannya.
“Tadi sholat Dhuhanya ramai, dzikirnya juga khusyuk. Rasanya hati menjadi tenang. Semoga saya bisa menjadi anak yang berakhlak baik,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang guru, Saepudin, S.Pd.I., mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai dapat membantu siswa memahami makna Hari Santri sekaligus memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Rangkaian peringatan ditutup dengan tausiyah singkat mengenai sejarah Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang disampaikan Saepudin, dilanjutkan pembagian hadiah (doorprize) kepada siswa yang mampu menghafal doa-doa harian.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa SDN Karang Harja 01 tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, serta memiliki akhlak mulia dan kecintaan terhadap bangsa dan negara.
(Agung)


