Notification

×

Iklan

Iklan

Seorang Kenek Bangunan Asal Solok Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi

10/21/26 | Rabu, Oktober 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-21T09:06:14Z

Seorang Kenek Bangunan Asal Solok Ditemukan Tewas Tergantung di 
Kamar Mandi

BUNGO (JAMBI), DIMENSITIVINEWS.COM

Warga Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo geger setelah menemukan seorang kenek bangunan berinisial ZY (22 tahun) tewas mengenaskan. Pemuda asal Kabupaten Solok, Sumatera Barat itu ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam kamar mandi tempat tinggalnya, sebuah Toko Batako di seberang Masjid Al-Ikhlas, Selasa (20/10/2026) sekira pukul 07.00 WIB.

Peristiwa pilu ini pertama kali terungkap saat kekasih korban, DJ (31 tahun), mendatangi rumah SS (49 tahun) yang merupakan istri dari pemilik bangunan tempat korban bekerja. DJ cemas lantaran korban mendadak hilang kontak dan tidak memberi kabar sejak malam sebelumnya.

Mendengar aduan tersebut, SS bersama DJ langsung bergegas menuju bangunan Toko Batako untuk mengecek keberadaan korban. Setibanya di lokasi, mereka mendapati pintu kamar ZY sudah dalam keadaan terbuka.

"Saksi sempat memanggil-manggil korban, tetapi tidak ada jawaban. Setelah dicari ke area sekitar, korban ditemukan sudah dalam posisi tergantung di kamar mandi", ujar Pelaksana Tugas Kasi Humas Polres Bungo, Iptu Bambang JM, saat memberikan keterangan pada Rabu (21/10/2026).

Melihat kondisi korban yang sudah tidak bernyawa, saksi langsung histeris dan segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Hasil Pemeriksaan Medis

Mendapat laporan warga, Kapolsek Muara Bungo AKP Andhi Styawan langsung mengerahkan personel piket, bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Bungo untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Haji Hanafie Muara Bungo untuk menjalani pemeriksaan medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tim dokter, ditemukan indikasi kuat korban murni mengakhiri hidupnya sendiri dengan tanda-tanda khas jeratan pada leher. Selain itu, petugas juga mendapati adanya luka bekas sayatan benda tajam di bagian lengan dan betis, yang diduga kuat dilakukan sendiri oleh korban sebelum kejadian.

Menurut keterangan pemilik bangunan, I N (50 tahun), pemuda malang tersebut baru bekerja sebagai kenek tukang bangunan di tempatnya selama kurang lebih dua minggu.

Saat ini, pihak kepolisian memastikan bahwa kasus tersebut telah selesai dan jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Jenazah korban sudah dibawa oleh pihak keluarga ke kampung halamannya di Solok pada Rabu dini hari sekira pukul 02.00 WIB. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan visum lanjutan maupun otopsi yang diperkuat dengan surat pernyataan resmi", pungkas Iptu Bambang.

(Hayamudin)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update