Dinas Pertanian Barru Sosialisasikan Program P2B kepada KWT Kasih Ibu di Desa Nepo
BARRU (SULAWESI SELATAN), DIMENSITIVINEWS.COM
Dinas Pertanian Kabupaten Barru terus mendorong penguatan ketahanan pangan keluarga melalui program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B). Salah satu upayanya dilakukan dengan menyosialisasikan program tersebut kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Kasih Ibu di Dusun Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M., Kabid Konsumsi, Keamanan Mutu Pangan dan Gizi Hj. Musfirah, S.P., M.P., Rostiaty Hasyim, S.P., Koordinator BPP Mallusetasi Burhan, S.ST., Penyuluh Pertanian Desa Nepo Liza Vebriana, S.ST., serta Ketua dan anggota KWT Kasih Ibu.
Dalam sosialisasi tersebut, para anggota kelompok diberikan pemahaman mengenai pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya berbagai tanaman hortikultura yang memiliki nilai gizi sekaligus nilai ekonomis.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, M.M., menjelaskan bahwa bantuan program P2B bersumber dari Kementerian Pertanian melalui Dinas Pertanian Kabupaten Barru. KWT Kasih Ibu menjadi salah satu kelompok penerima bantuan dengan nilai Rp12.555.000.
Menurutnya, bantuan tersebut dialokasikan untuk pengadaan benih sayuran beserta perlengkapan pendukung sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Ia berharap bantuan dikelola secara bersama-sama oleh seluruh anggota kelompok agar manfaatnya dapat dirasakan, baik untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga maupun menambah pendapatan rumah tangga.
Sementara itu, Rostiaty Hasyim menekankan pentingnya pelaksanaan program sesuai peruntukan. Ia juga mengimbau anggota KWT agar aktif berkoordinasi dengan penyuluh pertanian apabila menghadapi kendala dalam proses budidaya.
Sejumlah benih yang akan dikembangkan melalui program tersebut antara lain cabai, kangkung, sawi, terong, tomat, kacang panjang, dan jagung.
Ia berharap seluruh benih dapat ditanam dan dirawat secara optimal sehingga hasilnya mampu mendukung kebutuhan konsumsi keluarga sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi.
Dalam kegiatan tersebut, anggota KWT Kasih Ibu juga berkesempatan berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan terkait teknis pelaksanaan program agar kegiatan berjalan sesuai ketentuan dan target yang diharapkan.
Ketua KWT Kasih Ibu, Sumriani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barru melalui Dinas Pertanian atas bantuan serta pendampingan yang diberikan kepada kelompoknya.
Ia berharap seluruh anggota dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara bertanggung jawab dan melaksanakan program dengan sungguh-sungguh agar hasilnya dapat dinikmati bersama.
Melalui program P2B, KWT Kasih Ibu diharapkan mampu mengoptimalkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan bergizi, memperkuat kemandirian pangan keluarga, serta membuka peluang peningkatan pendapatan melalui budidaya tanaman hortikultura secara berkelanjutan.
(Darman)


