Notification

×

Iklan

Iklan

Diduga Kepala Sekolah SD Negeri 222 Patmanidar S p d, Tidak Punya Etika Selaku Kepala Sekolah Kabur.

3/20/24 | Rabu, Maret 20, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-03-20T04:03:15Z

News Update 

Edisi : Rabu, 20 Maret 2024 

Diduga Kepala Sekolah SD Negeri 222 Patmanidar S. Pd, Tidak Punya Etika Selaku Kepala Sekolah Kabur.

Tebo, Dimensi tivi news.com.

diduga Kepala sekolah SD 222 kabur melarikan diri dari awak media, sayang nya seorang panutan dan contoh bagi wali murid dan siswa-siswi SD, namun sayang guru bersama kepala sekolah seakan-akan sudah kerja sama, jika ada media yang datang katakan ibu tidak ada. 

“ Awak media bersama rekan masih duduk dengan guru laki-laki di ruangan guru kurang lebih 5 menit. Datang lah seorang guru cewek mempertanyakan dari mana pak. Kami dari media, kembali guru cewek mempertanyakan ada apa pak? kami silaturahmi kami ingin ketemu kepala sekolah.

Dengan terhenti sejenak awak media menghampiri ibu yang baru datang dari ruangan kelas masuk ke ruang guru, ternyata yang masuk pertama kali masuk duduk dekat guru-guru yang lain kepala sekolah, mendengar kita dari media kepala sekolah langsung (Kabur) dan bersama guru-guru nya. tingal lah beberapa guru cewek dan cowok di ruangan guru,,

Awak media pamit pulang ketemu lah wali murid kelas 1 SD Negeri 222 sedang duduk di ruang tunggu, awak media hampiri wali murid tersebut, Benar ini kepala sekolah, Wali murid langsung menjawab dan menjelaskan Benar-benar ini kepala sekolah Patmanidar. kenapa emang pak ? Kami dari media ingin silaturahim kepala sekolah dan guru nya kabur dan tidak mau menerima tamu media. 

terucap kesal juga wali murid pada kepala sekolah, apapun semua persoalan baik atau buruk kita hadapi jangan main kabur, seakan-akan kita bersalah imbuh wali murid. 

Tim Dimensi Tivi News bersama rekan media meminta PJ Bupati Tebo ASPAN, meminta pada kepala dinas pendidikan, meminta pengawas sekolah agar dinonaktifkan guru yang honorer, kepala sekolah dipindahkan pada SD lain, jadikan guru biasa karena tidak pantas dijadikan panutan seorang pemimpin, tutup inisial H.

Liputan : Edisi Enjoy

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update