News Update Bulukumba
Edisi : Jum'at, 29 Maret 2024
Mengenal keturunanya Matal le Daeng Pahata.
Bulukumba (Sulawesi Selatan), dimensi tivi news.com.
mengenal turunan matal le daeng pahata singkat cerita, Di sama dahulu matal le daeng pahata asal dari Desa Kindan bertemu dengan kembang Desa darah Sinjai dengan nama ibu Tina di desa bontokatute, akhirnya pun dia menikah.
saat itu dia di karuniai 2 orang anak, satu perempuan dan satu laki-laki. anak perempuan di beri nama Sittima Bin matal le, Yang laki laki di beri nama Jatta bin matal le, Setelah usia dewasa keduanya pun menikah.
Sittima ini menikah dengan Orang baranban Di karuniai anak 7 orang, ini cucu matalle. 1. Rosi daeng mapaccin. 2. Jassa. 3. Jappa. 4. Hatabe. 5. Nika. 6. Cahari. 7. Harfin.
Akhirnyapun Jatta menikah dengan etta jenne Warga dari Desa Songin Sinjai selatan dan akhirnya pun dia di karuniai anak 7 orang yakni, 1 .Ambong. 2. Harmin. 3. Lua. 4. Raming. 5.Halan. 6. Intang, 7. Suri.
Setelah anaknya ini beranjak dewasa akhirnya Matal le daeng pahata Hijrah ke sanpeang tepatnya di daerah pangasa, dia pun melihat bunga Desa namanya Raiman, akhirnya dia menikah.
impormasi setelah menikah matal le daeng pahata, istri pertama Ibu Tina akhirnyapun dia juga hijrah ke Makassar. waktu itu sang suami datang ke Makassar membujuk merayu, Dia tidak mau pulang sampai dia wafat di Makassar.
Matal le kembali ke istri keduanya dan akhirnya di karuniai anak 8 orang yakni, 1. Bae. 2. Saniba. 3. Badialan. 4. Rabinan. 5. janni. 6. Mari. 7. gassing. 8. Bantun.
Setelah anaknya dewasa menikah akhirpun terpisah pisah ikut suaminya, Dua orang yang tinggal di pangasa yaitu puang gassin dan ibu Bae. Ibu mari tinggal di sanpeang, Ibu Sanibang tinggal di desa salassae, Ibu Badialan tinggal di Bhone tonra, janni tinggal di Bhone sanrego, puan bantun tinggal di Sinjai.
Setelah puluhan tahun keluarga ini jarang ketemu. para orang tua tau tempat tinggalnya masing masing jadi cucunya daeng matal le, berusaha mencari tahu satu demi satu dan akhirnya di tahun 2024 ini dia bisa saling kenal semua.
melalui grup akhirnya muncul ciciknya matal le daeng pahata yang tinggal di Desa bontokatute, beliau ini mantan kepala Desa bontokatute tiga periode atas nama Etta Masri, dia memberi impormasi dan menyusun semua mengenai turunan keluarga besar matal le daeng pahata.
Cucunya matal le daeng pahata dari istri pertamanya ada 14 orang mm. 14 orang ini masing-masing punya anak 5 sampai 8 orang, sedangkan cucu dari istri keduanya banyak juga dari 8 bersaudara cuma satu tidak mempunyai keturunan, yang lain punya anak ada yg punya satu anak ada yg punya tujuh orang anak, jadi mengenal cucu dan cicit matal le daeng pahata sampai sekarang belum bisa di hitung.
Cucu dari istri pertama matal le anaknya Sittima, Pertama Rosi. rosi ini menikah dengan Muhiddin di karuniai anak 11 orang yang hidup 8 orang, ini cicitnya matal le.
1. Callo daeng ngai, 2. jawirah, 3. hamriah, 4. Kamriah, 5. Hajja Nursiah, 6. Kamaruddin. 7. Najamuddin, 8. Kaharuddin.
Kedua jassa , Dia mempunyai anak satu daeng Nuru.
Ketiga jappa dia juga mempunyai anak satu Namanya Sakka, Ke empat Hatabe bungari turunannya 8 orang.
1. Bitte, 2 Lampe. 3. Nureda, 4. Tina. 5. Mana, 6. Muhammad asri, 7. Hasbi. 8. Firman.
Ke lima Nika turunnya ada 5, 1. Hasnah, 2. Misya. 3. Ari, 4. Nia, 5. henra.
Ke Enam hafin Istri Raja turunannya 7 orang, 1. Alimuddin, 2. Rahman, 3. Usuf, 4. Kamiruddin, 5. Umar, 6. Suhardi, 7. itte.
Ke tujuh cahari dia Tidak mempunyai turunan. Turunan cucu matal le daeng pahata dari istri ke dua
Pertama atas nama Bae mempunyai keturunan, 1 . Bollo.
Kedua saniba turunannya satu orang
1. Sitti.
Ketiga Badialan turunannya
1. Bunganon.
2. Becce.
3. Sima.
Ke empat Rabinan turunannya lima orang.
1. ummaren.
2. musa.
3. Ibrahim.
4. mule.
5. tini.
Ke lima janni turunannya
1 .Ibu sari
Ke enam mari turunannya
1. Uddin.
2. Idris Farma.
3. Ani.
4. Kasmi.
5. Main.
6. Salmah.
7. asri
Ke tujuan gassin turunannya
1. rampe.
2. nai.
3. buati.
4. ecce.
5. nanna.
6. darma.
7. bantun.
26 cucu matal le daeng pahata di istri keduanya anak dari ibu Total cucu matalle daeng pahata dari istri pertama dan kedua sebanyak 40 orang cucunya belum termasuk cicitnya.
matal le daeng pahata tinggal bersama anak laki-lakinya bernama gassing di pangasa kecamatan bulukumpa sampai dia menghembuskan nafas terakhirnya, disana diapun di kebumikan di sana.
Dengan adanya silsilah keturunannya matal le daeng pahata kita sebagai keluarga besar mari kita saling menghargai, mempererat hubungan silaturahmi satu sama lain.
Dengan terbentuknya group W A
Kami harap supaya saling kenal mengenal dengan yang lain karena harta yang berharga adalah keluarga.
Liputan : Kaharuddin

