Notification

×

Iklan

Iklan

Miris Nasib Salah Satu Warga Desa Tanabangka yang Jadi Korban Kebakaran Satu Unit Rumahnya.

5/28/24 | Selasa, Mei 28, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-05-28T09:28:22Z

News Update Gowa 

Edisi : Selasa, 28 Mei 2024 

Miris Nasib Salah Satu Warga Desa Tanabangka yang Jadi Korban  Kebakaran Satu Unit Rumahnya.



Gowa (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Sembilan hari sudah Paska peristiwa kebakaran Rumahnya Muhajir Daeng Bani Bersama Istri, serta Tiga orang anaknya bertahan hidup di bawah atap Terpal, keluhan sang istri dan rintihan anak anak nya karena dinginya angin malam. 

Paska ketimpah musibah atas peristiwa  kebakaran satu yunit rumah yang hangus di lalap kobaran api yang berasal dari arus pendek yang terjadi pada Minggu 19 Mei 2024, Kondisi rumahnya yang minimalis itu kini hanya berdiri Tembok dan puing puing kayu dan tumpukan arang yang jadi saksi bisu. 

Muhajir Daeng Sibali yang di temui oleh awak media ini di rumahnya yang kondisi rumahnya yang sudah tak beratap ini, nampak muhajir sedang bersama para sahabat dan tetangga yang hadir untuk saling membagi rasa dan memberi suport, agar muhajir tetap bersabar dalam menghadapi musibah. 

Kepada awak media ini muhajir menerangkan ia bersyukur kepada Allah atas ujian yang di beri kepadanya, dan terimah kasih kepada Kapolsek Bajeng beserta jajarannya dan perancangan Bhabinkantibmas bersama Bhabinsa desa tanabangka yang telah hadir dengan memberikan bantuan sembako, terima kasih pula kepada Doktorandes Agustus D S Kades Tanabangka yang telah turut membantu secara pribadi, Terima Kasih pula kepada Dinsos yang telah hadir melihat keadaan kami serta terima kasih kepada sala satu tokoh politik yang  telah mengunjungi, dan memberi bantuan berupa sembako serta pakaian seragam sekolah buat putra Putri kami, sambil menetes air mata.

Dari semua bantuan itu kami dapat bertahan hidup tapi saya belum bisa beraktivitas dan tinggalkan anak dan istri saya, karena kondisi rumah yang belum di bisa di perbaiki dan butuh anggaran  yang tidak sedikit,mulai dari kayu balok dan seng sementara ekonomi saya sangat pas pasan, hanya untuk buat makan, hati gunda gulana entah harus kemana, mau minjam tidak ada  jaminan harta peninggalan dari orang tua tidak punya, saya berpasrah kepada yang kuasa bagaimana kedepannya bila hasil dari bantuan ini habis, sementara rumah masih berantakan. 

Lewat media ini  saya pribadi muhajir memohon kepada pemerintah dan Dinas Sosial agar  dapat membantu kami untuk memperbaiki rumah kami Tutupnya.

terletak di jalan poros Tanabangka gentungan Dusun Renggang Desa Tanabangka Kecamatan Bajeng Barat

Liputan : Dirham Sibali

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update