Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Barru Bersama Staf Ahli Menteri Pertanian Tanam Padi Perdana di Dusun Pallae Desa Lampoko Kecamatan Balusu.

9/12/24 | Kamis, September 12, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-09-12T06:14:17Z

News Update Barru 

Edisi : Kamis, 12 September 2024 

Bupati Barru Bersama Staf Ahli Menteri Pertanian Tanam Padi Perdana  di Dusun Pallae Desa Lampoko Kecamatan Balusu. 




Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Bupati Barru Doktor Insinyur Haji Suardi Saleh M S i bersama Staf Ahli Menteri Pertanian Profesor Doktor Insinyur Yusran M S i Tanam Padi Perdana di Dusun Pallae, Desa Lampoko Kecamatan Balusu Kabupaten Barru pada Rabu (11/09/2024).

Selain Bupati Barru dan Staf Kementerian Pertanian R I, kegiatan Tanam Padi Bersama Kegiatan Penambahan Areal Tanam (P A T) 2024, yang dilaksanakan di Lokasi Irigasi Perpompaan Program PAT Kelompok Tani Taro Ada Taro Dusun Pallae Desa ini juga diikuti oleh Wakapolres Barru, Pabung Kodim 14 05 Parepare, Kepala BSPI Sereal Maros (L O P A T Kemendagri R I), Kabid PSP Dinas TPHBUN Provinsi Sulsel, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru, Camat Balusu, Kades Lampoko, Perwakilan Bank Sulselbar, Perwakilan PT PLTU Bawasalo e, dan Ketua Kelompok Tani Taro Ada Taro Gau.

Diawal sambutannya Suardi Saleh mengungkapkan rasa bahagianya atas Kedatangan Staf Ahli Kementerian Pertanian (Kementan) R I di Kabupaten Barru dan sekaligus bisa menanam bersama, serta kami sangat berkeyakinan setiap tamu yang datang di Kabupaten Barru akan membawa keberkahan bagi kabupaten Barru.

Lebih lanjut, Suardi Saleh mengapresiasi Kepala BSIP Sereal Maros Doktor Amin Nur SP M S i dimana betul-betul sangat menjalankan fungsinya sebagai L O P A T Kemendagri R I, kedatangan beliau adalah kesekian kalinya dan tidak hanya datang saja tetapi sekaligus memberikan bantuan pada sektor Pertanian di Kabupaten Barru.

Dihadapan Prof Yusran, Suardi Saleh melaporkan kondisi Pertanian di Kabupaten Barru,  bahwa Alhamdulillah luas lahan tidak luas dibanding dengan daerah lain, hanya 15.700 Hektar tetapi masih surplus, dengan kondisi I P 100-200 dengan surplus 64 Ton.

Suardi menjelaskan, Kami melihat bahwa ide gagasan Menteri Pertanian R I dalam rangka mensiasati Elnino ini luar biasa, dimana anggaran Mentan direcofusing untuk beli pompa sebanyak-banyaknya.

Menurutnya, ini adalah jawaban terhadap kekeringan, di satu sisi kekeringan kemudian ada sungai dan ada air bawah tanah solusinya adalah perpompaan irigasi, sembari membandingkan lokasi yang sudah dan belum irigasi perpompaan P A T.

Pada bagian ini Suardi menambahkan, Alhamdulillah sekitar 16 Hektar dari Hamparan  55 Hektar sudah I P 300, dia berharap dengan tambahan bantuan insya Allah semua bisa dilakukan pertanaman I P 300 dan melihat P A T ini sangat tepat lahan untuk Barru yang tadah hujan, 

" Dari 15.700 Hektar dimana 10 ribu Hektar Tadah Hujan dengan adanya P A T sangat membantu sekali ", ujarnya. 

" Sekarang untuk cetak sawah sudah terbatas dan satu-satunya upaya adalah luas tambahan tanam dan P A T ini sangat membantu sekali dan Real menambah produksi dan produktivitas ", imbuhnya. 

" Harapan kami setelah Staf Kementan, melihat kondisi Barru mudah-mudahan kedepan semua pertanaman bisa I P 300, dengan bantuan bibit benih genjah umur pendek dan alat mesin pertanian " pungkasnya. 

Sementara Staf Kementan Prof Yusran, menyampaikan terima kasih Kepada Bupati Barru atas kegiatan yang telah dilakukan sehingga program Kementan R I berjalan dengan baik di Kabupaten Barru, dan mengungkapkan bahwa Bupati Barru merupakan idolanya sejak SMA saat Bupati masih bertugas di Kabupaten Maros. 

Lebih lanjut, Salam hormat dari Menpan R I beliau sangat berkomitmen membangun pertanian, kalau program pertanian sukses banyak program lain terselesaikan.

"Alhamdulillah Kedepan Presiden R I akan menjadikan Pertanian sebagai program prioritas utama sehingga kelompok Tani, Gapoktan siap-siap untuk berakselerasi lebih cepat ", ungkapnya. 

Dalam kesempatan ini, Prof Yusran menjelaskan, khusus program jangka Pendek Mentan dalam mengatasi perubahan iklim adalah P A T melalui 3 program yakni, yang pertama adalah pompanisasi bertujuan agar indeks pertanaman dari satu menjadi dua atau tiga atau yang tidak ditanami, bisa ditanami melalui pompa dan irigasi perpompaan.

 "Alhamdulillah Kabupaten Barru untuk seluruh pompa yang didistribusikan 99% sudah dimanfaatkan" ujarnya. 

Yang kedua adalah Optimalisasi Lahan, di Sulsel ada 13 ribu Hektar dikembangkan dengan fokus Kabupaten Pinrang, Kabupaten Bo ne dan Kabupaten Wajo, dan ketiga adalah penanaman padi gogo dan ketiga program ini untuk memastikan Indonesia tidak devisit pangan dalam menghadapi elnino. 

"Alhamdulillah melihat pencapaian Kabupaten Barru ini menunjukkan Bupati Barru dan seluruh infrastrukturnya beserta petani  seirama dengan apa yang diharapkan kementrian pertanian", pungkasnya. 

Turut hadir Kasatpol PP Damkar Barru, Kapolsek Balusu, Bhabinkabtimas Desa Lampoko, para Babinsa Se Kecamatan Balusu, Ketua BPP Kecamatan Balusu, Para Penyuluh Pertanian, Para Kepala Desa Se Kecamatan Balusu, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Lampoko, Para Kelompok Tani, Gapoktan, Para KWT, dan undangan lainnya.

Liputan : Syahruddin Cokkas

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update