News Update Purwakarta
Edisi : Selasa, 24 September 2024
Kades Sukahaji Sambut Baik Kunjungan Studi Siswa Madrasah Aliyah Nurul Fata Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta.
Purwakarta (Jawa Barat), dimensitvnews.com.
Kepala Desa Sukahaji, Dedi Supyadi menyambut baik kunjungan studi siswa-siswi dari sekolah M A (Madrasah Aliyah) Nurul Fata Tegalwaru, Purwakarta pada Selasa (28/9/2024).
“Dari kunjungan siswa siswi sekolah MA Nurul Fata, Desa Sukahaji Kecamatan Tegalwaru sebagai kampung yang berada di lingkungan masyarakat berharap kegiatan ini terus berlanjut secara berkesinambungan,” ujar Kades.
Hal ini, kata Dedi Supyadi, untuk mewujudkan dan mengimplementasikan nilai-nilai kehidupan sehari hari di lingkungan masyarakat sejak dini kepada anak-anak khususnya di desa Sukahaji, jelas Kades.
Kunjungan siswa-siswi M A Nurul Fata ke desa Sukahaji merupakan implementasi dari Kurikulum Merdeka yang diterapkan setiap satuan pendidikan.
Metode pembelajaran didapatkan bukan hanya dari dalam kelas, tetapi bisa melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya menimba ilmu dari kultur dan budaya masyarakat sekitar.
Desa Sukahaji merupakan dipilih M A Nurul Fata Tegalwaru sebagai wilayah yang bisa memberikan manfaat pembelajaran siswa di bidang pendidikan luar sekolah.
M A Nurul Fata Tegalwaru menilai Desa Sukahaji memiliki potensi yang sangat dibutuhkan untuk mendukung tercapainya tujuan dari kurikulum merdeka.
Dengan metode Kurikulum merdeka, selain anak-anak bisa belajar secara teori mereka juga bisa mendapatkan pelajaran secara langsung dari kegiatan dan praktek yang dilakukan oleh masyarakat, khususnya di desa Desa Sukahaji.
Kunjungan pembelajaran di desa Sukahaji sangat relevan dengan tema yang diusung M A Nurul Fata Tegalwaru, yakni edukasi tentang pengenalan dan pengamalan nilai-nilai di kehidupan sehari-hari’.
Lewat kunjungan ini, siswa memperoleh pembelajaran agar mengerti apa itu nilai-nilai mencintai lingkungan sehari hari dan segala sesuatu yang dapat mendukung pembangunan karakter anak di masa yang akan datang.
Metode pembelajaran yang diberikan kepada siswa sangat berpengaruh terhadap tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan kunjungan tersebut, baik bagi pihak sekolah, siswa, dan pemerintah desa.
Selain menggunakan metode tatap muka di ruangan Aula desa, siswa diajak untuk lebih mengenal program studi dari desa untuk melihat dan mengamati apa saja, yang berkaitan dengan nilai-nilai dan apa yang sudah diterapkan masyarakat dikelurahan atau Desa .
Metode secara bertatap muka dengan tanya jawab dengan kepala desa dengan siswa siswi sekolah juga jadi media yang sangat disenangi siswa selama kunjungan tersebut.
Pembelajaran melalui metode kunjungan, membuat siswa tidak bosan, lebih antusias dan senang dalam mengerjakan tugas-tugasnya. Seperti halnya, materi wawancara dan membuat rangkuman dari kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam kegiatan tanya jawab dengan kepala desa sukahaji, Dedi Supyadi.
Seluruh kegiatan kunjungan siswa-siswi M A Nurul Fata Tegalwaru dapat terselenggara berkat dukungan dari pemerintah Desa dinas pendidikan dan lembaga serta Tokoh Masyarakat.
Melalui kunjungan ini, Kades Dedi memberikan motivasi kepada siswa siswi supaya lebih mengenal program studi di lingkungan pemerintahan desa, dengan belajar langsung bertatap muka wawancara tanya jawab dengan kepala desa.
“Dan harapan saya kepada siswa dan siswi sekolah M A Nurul Fata, agar mereka bisa belajar dan mengenal dalam program kegiatan pemerintah desa melalui studi kurikulum merdeka,” pungkas Kades Dedi Supyadi.Kepada awak media dimensi TV jawabarat.
Liputan : Enday Sukandi



