News Update Batanghari
Edisi : Selasa, 08 Oktober 2024
DN Korban Pelecehan di Desa Pompa Air Batanghari Meminta Agar Pelaku Segera Ditahan.
Batanghari (Jambi), dimensitvnews.com.
DN yang mendapat tindakan pelecehan dari seseorang dirumahnya di RT 07 RW 03 pada Kamis, 19 September 2024 desa Pompa Air Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi, Sekira pukul 14.00 WIB, dan telah di laporkan ke polres Batanghari pada Sabtu, 29 September 2024, yang menurut keterangan Solihin suami korban memberikan keterangan kepada awak media bahwa sejauh ini pihak kepolisian telah melakukan pemanggilan terhadap terlapor.
Menurut keterangan Solihin dan istri nya DN Hasil visum juga telah di lakukan di rumah sakit mitra madika.
Terdapat luka memar di bagian payudara korban, Baju yang di pakai juga sudah di serahkan ke pihak Kapolres.
Menurut keterangan korban yang menceritakan asal mula terjadi pelecehan tersebut, Pelaku saat itu meminjam barang di tempat korban
Saat jam 14:01 WIB suami korban tidak berada di rumah.
Pelaku saat itu datang dengan membawa barang yang di pinjam nya. DN meminta korban tidak memperbolehkan korban untuk masuk karena suami nya tidak ada di rumah.
Meminta pelaku untuk meletakan barang yang di pinjamnya di luar rumah saja, Tapi pelaku langsung masuk karena tahu suami korban tidak berada di rumah.
disitulah Terjadi pelecehan tersebut, pelaku langsung melakukan aksinya DN sekitar 10 detik lamanya.
Korban pun lari keluar rumah dan pelaku mengejar juga terjadi menciumi korban dan melakukan aksinya yang kedua kepada korban.
Saat suami korban pulang, korban DN menceritakan perbuatan pelaku terhadap suami nya. Besoknya Tanpa merasa bersalah pelaku melewati rumah korban.
Tentu atas laporan yang diterima nya atas pengaduan istri nya. Solihin suami korban tersulut emosi dan hampir terjadi perkelahian dan kerah baju pelaku robek oleh saudara Solihin, Dan pelaku juga melapor ke Kapolsek bajubang.
Dengan ada nya berita ini, korban berharap pihak polres Batanghari segera memproses dengan serius Masalah ini, Karena menurut korban sampai saat ini masih sering melewati rumah korban.
Korban jadi begitu takut dan trauma saat terlihat korban begitu pucat dan sering termenung sendiri. Kami juga mendesak pihak Kapolres Batanghari agar bisa melakukan penahanan terlebih dahulu terhadap terlapor.
Liputan : Budi Heriyanto



