Notification

×

Iklan

Iklan

Kabid Pangan Sebut Gedung Lumbung Pangan Masih Berfungsi

11/08/24 | Jumat, November 08, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-11-08T04:07:24Z

News Update Batanghari 

Edisi : Jumat, 08 November 2024 

Kabid Pangan Sebut Gedung Lumbung Pangan Masih Berfungsi



Batanghari (Jambi), dimensitvnews.com. 

Terkait Pemberitaan Pada Tanggal 07 November 2024, Program pembangunan lumbung pangan kembali menjadi sorotan. Sejumlah Masyarakat menyebutnya program ini gagal, bahkan mesin Gilingan padi itu sendiri tidak ada lagi di gudang tempat penyimpanan, Kamis 07/11/2024.

“Menurut masyarakat desa Mersam Kecamatan Mersam Kabupaten Batang hari Propinsi Jambi, Program Pembangunan Gedung lumbung pangan ini Di bangun sejak tahun 2013 lalu Hingga kini belum ada sama sekali Dana Pemeliharaan maupun Dana Rehab.

Menurut informasi, Pembangunan Gedung lumbung Pangan maupun tempat Gilingan Padi bersumber Dari Dana (DAK) Dana Alokasi Khusus yang bersumber Dana dari APBN pada tahun 2013 lalu.

Saat Media ini konfirmasi ke pihak Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan, Ibu Rahma Selaku Kabid Pangan,” ya, karena dapat hibah saat itu ada kegiatan kelompok dari dulu, kami dari Badan Pelaksanaan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan, itu Dulu BPKP namanya, Waktu tahun 2013.

“Mersam termasuk daerah yang potensial, Waktu itu terpilihlah Pak Azmi sebagai ketua, Pak Anzwar, Pak Basid Sebagai Bendaharanya, Jadi! terbangunlah lumbung itu, Beserta RMU nya, ujar kabid.

“Dulu sebelum adanya kantor Desa itu berdiri, itu kan di tengah-tengah bangunan kantor itu gedung gapoktan yang tidak dipakai, Sudah pecah-pecah kaconyo, banyak taik kambing dan lain-lain, Jadi seiring dengan perjalanan waktu,  kegiatannya terus berlangsung. kegiatan lumbung pangan itu, Masih kelompok Pak Azmi, masih terus berlangsung, Jadi kata- kata abang terbengkalai itu tidak tepat!, katanya.

Terkait gedung lumbung pangan, Memang tidak ada yang disimpan di situ, Seiring dengan itu tadi, mereka pun ketika kegiatan di tahun 2020, tidak bisa juga mensupport untuk pengisian lumbung itu dengan produksi pribadi, abang bisa tengok lah kan?, produksi padi di sana, seperti apa kegiatan nya, Cuma di satu sisi mereka tetap jalan kelompoknya, bukan tidak mau menyimpan padi disitu, mereka juga tidak ada padinya, untuk disimpan gedung lumbung pangan.

Jadi karena gabah dari kelompok itu tidak ada, Masyarakat yang mau menggiling Padi dipersilahkan, tapi dengan persyaratannya sudah ditentukan oleh kelompok yang ada dalam pengurus tersebut.

“Sejak dibangun nya gedung lumbung pangan itu, memang tidak ada yang namanya Dana Rehab maupun Pemeliharaan, karena memang tidak di ajukan, bangunan itu juga masih layak Pakai, katanya.

Sementara kepala desa Mersam, dan Azmi selaku Gapoktan di tukar nya kepengurusan kelompok lumbung pangan yang baru, tidak mengetahui.

Liputan : Syopwan 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update