Notification

×

Iklan

Iklan

Kepala Desa Mattiro Bulu Kecamatan Liukang Tupabiring Utara Kabupaten Pangkep Akhirnya Angkat Bicara.

11/15/24 | Jumat, November 15, 2024 WIB | 0 Views Last Updated 2024-11-14T21:57:13Z

News Update Pangkep

Edisi : Jumat, 15 November 2024 

Kepala Desa Mattiro Bulu Kecamatan Liukang Tupabiring Utara Kabupaten Pangkep Akhirnya Angkat Bicara.



Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, dimensitvnews.com.

Mutmainna SP kepala Desa Mattiro Bulu Kecamatan Liukang Tupabiring Utara Kabupaten pangkep memberikan hak jawab kepada Media DiMensi TV News, kamis 14 Nopember 2024 sehubungan dengan pemberitaannya pada tanggal 4 Nopember 2024.

Bu desa Mattiro Bulu dalam penjelasan mengatakan bahwa apa yang di beritakan melalui media Dimensi TV kami ingin menangapi bahwa besaran Anggaran A D D dan Dana Desa kurang lebih 2 M, yang di peruntukan beberapa bidang dan kegiatan termasuk honor staf termasuk 20 persen dana Ketahanan Pangan, dimana semua kegiatan yang di biayai atau di danai oleh A D D dan Dana Desa terlebih dahulu dimusyawarahkan sebagai wujud transparasi, dan keterbukaan untuk di ketahui oleh semua pihak meskipun dalam musyawarah tidak semua warga diundang akan tetapi utusan atau perwakilan.

Lanjut kepala Desa Mattiro Bulu Mutmainna menjelaskan, ada berapa kegiatan yang dilakukan yang anggarannya dari A D D dan Dana Desa antara lain, pembangunan Jambang 32 Unit Mesin katinting 20 Unit, Pembangkit Listrik Tenaga Surya 20 Unit, Senter Nelayan 20 buah, Sepatu Katak plus Snorkel 30 Unit, serta penerima  BLT 30 K K, demikian pula Paket sembako untuk 100 K K atau 1 orang dalam satu K K yang nilainya Ro450.000 per paket sudah termasuk pajak.

Untuk guru mengaji bisa diberikan honor apabila dalam 1 guru mengaji muridnya minimal 15  orang, namun hasil pendataan oleh pihak kami ada guru mengaji tidak bersyarat untuk menerima honor, karena persyaratan tidak memenuhi namun tetap berharap untuk mendapatkan honor. Untuk pemandi jenazah dan imam masjid tidak ada masalah dan besaran honor sesuai yang telah ditentukan berdasarkan anggaran yang tersedia.

Bu Desa Mattiro Bulu  kecamatan Liukang Tupabbiring Utara menyampaikan bahwa tugas dan fungsi kami ada 3, yang pertama pemerintahan kemudian Pembangunan dan pembinaan masyarakat ke 3 tugas dan fungsi tersebut, tertuang didalam program kerja dan di laksanakan serta di danai oleh A D D dan Dana Desa termasuk pemberdayaan tugas kami di bantu sekretaris dan staf, demikian kepada Dusun, R k dan R T sebagai perpanjang tangan pemerintah ditingkah bawah.

Selanjutnya kepala desa Mattiro bulu menjelaskan soal pelayanan seperti yang di beritakan bahwa, masyarakat sulit mendapatkan surat keterangan karena Bu desa lebih banyak tinggal di Pangkajene ketimbang di karanrang, Bu desa menapis bahwa itu Tidak benar. informasi itu yang justru pelayanan kami kepada warga tidak ada kendala karena jika kebetulan saya ada di Pangkajene, lalu ada warga kami yang membutuhkan tanda tangan. Maka staf mengirim berkas berupa soft copy ataupun hard copy kepada kami, kemudian kami periksa kebenarannya maka kami tanda tangan dan di kirim kembali ke kantor untuk diserahkan kepada warga, dan tidak banar ada biaya 250, justru kami pemerintah desa Mattiro bulu mengratiskan semua administrasi dan pelayanan untuk warga sesuai visi misi saya pada saat mencalonkan kepala desa.

Mengenai pemecatan atau pemberhentian baik kepala Dusun maupun RT bukan tidak beralasan, betapa tidak seorang kepala Dusun sebagai perpanjangan tangan kepala desa kepada warganya, serta mendata sesuai dengan persyaratan yang layak kemudian data itu di sampaikan kepada bu desa, bukan sebaliknya untuk mengatur segalanya kepada warganya demikian juga RT yang tingkatan paling bawah, namun kehadirannya boleh di katakan tidak pernah hadir di setiap di butuhkan, sehingga kami kesulitan dalam hal pendataan warga yang berhak mendapatkan bantuan, bahkan ada RT yang selalu memberikan informasi kepada warganya yang tidak betul.

Bu desa juga sangat merasa terganggu dengan adanya pihak pihak lain yang mengatasnamakan komoditas, perkumpulan, lembaga yang mempersoalkan pemerintahan Tanpa kami tahu visi misi Masing masing, dan apakah yang mengatasnamakan dirinya seperti itu sudah resmi serta apa ada rekomendasi dari pimpinannya.

Kami sebagai kepala desa Mattiro bulu mari kita duduk bersama sama dan kita diskusi bersama membahas apa yang menjadi masalah.

Liputan : Andi Ahmad Karaeng Baso 

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update