News Update Timor Tengah Selatan
Edisi : Selasa, 21 Januari 2025
Pemasangan Jaringan Listrik Di Desa Kiubaat Belum Selesai Dikerjakan.
Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur), dimensi tivi news.com.
Pemasangan jaringan listrik oleh PLN cabang So e bekerja sama dengan perusahaan rekanan belum selesai pekerjaannya hingga memasuki tahun 2025.
Masyarakat di lokasi mengeluh bahwa di rumah-rumah warga sudah di pasangkan meteran listrik dari tahun 2024 yang sudah lalu, namun sampai dengan saat ini belum ada titik terang bagi masyarakat di desa Kiubaat kecamatan Amanuban Selatan kabupaten Timor tengah Selatan (TTS), provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam Pantauan awak media belum lama ini mendapatkan adanya pekerjaan pemasangan jaringan listrik yang masih tertunda dan meteran sudah terpasang di setiap rumah warga yang ada, sementara ada 6 KK yang sudah membayar.
Menurut seorang kepala keluarga bapak Efendi menjelaskan bahwa waktu adanya pemasangan meteran di rumahnya dan juga dua KK lainnya, seorang petugas yang mengaku dari kantor PLN cabang So e meminta agar menambah pelanggan 2-3 bahkan 4 lagi baru bisa kami Registrasi dan nyalakan, tuturnya.
Lanjut bahwa petugas tersebut mengatakan pada bulan Desember karena masih libur jadi nanti sudah selesai liburan nanti kami datang untuk Registrasi dan kasih nyalakan. ketika kami hubungi lagi belum lama ini mereka janji 2 atau 3 hari lagi kami turun ke lapangan, jelas si bapak ini.
Setelah di konfirmasi oleh awak media ini pihak PLN cabang So e menjelaskan bahwa jaringan perluasan dusun yang ada di kontrak UP2K saat ini masih dalam proses pending item, Dan dari pihak PLN masih cek tim dulu apakah kendalanya di jaringan atau meteran.
Pihaknya meminta nomor regis dari beberapa pelanggan yang sudah membayar dan nomor list meteran dari 6 pelanggan dan nama masing-masing, jelas petugas PLN lewat via chat.
Warga merasa lama menunggu dan kecewa ketika bulan Desember kemarin mereka terpaksa merayakan Natal tanpa terangnya lampu listrik, padahal ada yang duluan menyetor uang dengan berharap Natal nanti sudah bisa terang, keluh warga di sana.
Informasi di himpun oleh awak media ini bahwa sudah ada yang menyetor uang dengan nilai Rp1.800.000, tutur warga.
Liputan : Melki S. Selan




