Kabar Yang di Tunggu Pendukung Fanatik Siapa Yang Mendampingi Benhur Tomi Mano (BTM) dalam PSU Papua Terjawab.
Kota Jayapura (Papua), dimensitivinews.com.
Setelah melalui proses seleksi dan pertimbangan serta analisis , Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) memutuskan untuk memilih Constant Karma sebagai calon wakil gubernur mendampingi BENHUR TOMMI MANO .
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Kehormatan PDIP, Komarudin Watubun, di kediaman BENHUR TOMMI MANO ( BTM) di Jalan Jeruk Nipis, Kotaraja, Jayapura, Papua, pada saat Yang sama
Pergantian wakil gubernur ini adalah rencana Tuhan agar PDIP keluar sebagai pemenang ujar Komarudin Watubun dalam sambutannya.
Sebelumnya sejumlah nama telah diusulkan oleh BTM kepada partai politik pendukungnya. Namun, setelah melalui proses evaluasi, PDIP dan PKN akhirnya memilih Constant Karma sebagai pendamping BTM.
"Saya menyampaikan permohonan maaf kepada nama-nama yang diusulkan sebelumnya namun tidak terpilih.
Constant Karma adalah sosok yang tepat untuk mendampingi Benhur Tommi Mano. Baik dari segi jabatan birokrasi maupun karir politiknya, beliau sudah sangat mumpuni, jelas Komarudin.
Meskipun pasangan calon ini bukan berasal dari kalangan muda, Komarudin menegaskan bahwa tanggung jawab membangun Papua selama lima tahun ke depan ada di pundak mereka berdua.
"Constant Karma dipilih karena beliau bersih dari berbagai hal dan merupakan tokoh senior di Papua.
Meskipun beliau berasal dari Partai Golkar, kami yakin constan karma akan bekerja sama dengan baik untuk kemajuan Papua," tambahnya.
Komarudin juga menyampaikan permohonan maaf kepada Yermias Bisai, yang sebelumnya didiskualifikasi dari proses pencalonan. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa perjalanan BTM dalam PSU tidak lepas dari dukungan Yermias Bisai.
"Terima kasih dan penghargaan saya kepada Yermias Bisai. Apapun yang terjadi, Bapa YERMIAS BISAI telah mengukir sejarah bersama BTM,dan mampu memenangkan suara mayoritas di papua , ujarnya.
Menurut Komarudin, perjalanan politik di Papua memang melelahkan bukan hal yang mudah, namun ia optimis bahwa Tuhan memiliki rencana terbaik untuk BENHUR TOMMI MANO dan CONSTAN KARMA . Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) membuka peluang bagi PDIP untuk menjadi pemenang dalam Pilkada Papua.
"Kalau di Jakarta kita bisa, kenapa di Papua tidak? , ujarnya
Setelah pengumuman tersebut, BTM dan Constant Karma bersama tim pemenang dan ribuan relawan yang berasal dari seluruh kauoaten dan kota di Provinsi Papua direncanakan langsung menuju Kantor KPU Provinsi papua untuk mendaftar kan diri.
(Eduardus Lede Umbu Pati, SH)





