Pangkajene dan Kepulauan, Pangkep, (Sulawesi Selatan), dimensi tivi news.com.
Oknum guru di SMP 4 Satap Liukang Tupabiring yang di tuduh melakukan Pungli pada siswa baru pindahan membantah dengan keras adanya tuduhan terhadap dirinya.
Hal tersebut disampaikan di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep saat bertemu beberapa awak media Jumat 7 Maret 2025.
Saya heran kenapa Kasus perpindahan Siswa kesekolah kami di sangkut pautkan ke saya, seolah saya melakukan Pungli terhadap siswa.
Menurut Rahmat apa yang di beritakan beberapa media tentang tuduhan melakukan praktek Pungli terhadap siswa pindahan ke sekolahnya itu merupakan fitnah dan tidak mendasar.
Dan yang saya sesali oknum kepala sekolah juga membuat statmen dan menyudutkan tanpa pernah melakukan klarifikasi terhadap saya. seharusnya kepala sekolah yang bijak punya kewajiban untuk melindungi gurunya dengan melakukan klarifikasi terdahulu sebelum membuat pernyataan di media lanjutnya.
Selanjutnya Rahmat merasa heran, betapa tidak kenapa Kasus perpindahan siswa kesekolah kami di sangkut pautkan ke saya seolah olah saya melakukan pungli terhadap siswa Tersebut. Rahmat menambahkan bahwa penerimaan siswa pindahan tersebut telah selesai sejak 27 Nopember 2024 yang lalu, sementara siswa tersebut sudah mengikuti proses belajar mengajar sejak bulan Oktober 2024.
Saat dilakukan konfirmasi ke Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Doktor Sabrun Jamil S.P i.MP membenarkan adanya informasi dugaanpungli di SMP 4 Satap Liukang Tupabiring.
Kami sudah melakukan pemanggilan kepada kepala sekolah dan oknum guru tersebut untuk di klarifikasi dan kami juga mengirim kepala Sub Bagian Kepegawaian untuk turun langsung di lokasi tersebut, untuk mencari data kebenaran informasi tersebut dan kami masih menunggu laporan dari Kasubag Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep.
(Andi Ahmad Karaeng Baso)


