Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolsek bersama jajarannya Tanete Rilau gelar penyuluhan Hukum dan kamtibmas,dan dilanjutkan dengan pelatihan PPGD.

5/22/25 | Kamis, Mei 22, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-05-22T01:12:31Z

Kapolsek bersama jajarannya Tanete Rilau gelar penyuluhan  Hukum dan kamtibmas,dan dilanjutkan  dengan pelatihan PPGD.

Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Polsek Tanete Rilau menggelar kegiatan penyuluhan hukum dan kamtibmas yang dilanjutkan dengan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), bertempat di Mako Polsek Tanete Rilau kabupaten Barru provinsi Sulawesi selatan pada Rabu,21 mei 2025.


Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur forkopimcam, tokoh masyarakat, pemilik warung, hingga personel TNI-Polri.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, AKP A. Masruni Ago (Kasikum Polres Barru), Camat Tanete Rilau Akmaluddin, S.STP, M.Si, Kasat Lantas Polres Barru AKP Ida Ayu Made Ari Suastini, S.H., Kapolsek Tanete Rilau IPTU Muhammad Yusran, serta beberapa pejabat utama Polres Barru, di antaranya Kasat Reskrim IPTU Akbar Sirajuddin, Kasihumas IPTU Sulfakar, KBO Binmas IPTU Azwar Mustakim, dan Kepala Cabang Jasa Raharja Wilayah Parepare Almaida Djumed, S.KM., M.M.


Dalam sambutannya, AKP A. Masruni Ago menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dalam memahami hukum.

 Ia juga mengangkat isu prostitusi sebagai salah satu bentuk pelanggaran yang kerap muncul di tengah masyarakat dan mengajak semua pihak untuk menjaga ketertiban lingkungan.


Sementara itu, Camat Tanete Rilau menilai kegiatan ini sebagai inovasi positif dari Kapolsek yang berhasil mempertemukan berbagai pihak untuk berdiskusi bersama terkait isu sosial di wilayah tersebut, termasuk persoalan parkir dan kenyamanan lingkungan.

Kasat Reskrim menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung operasi penegakan hukum yang telah digelar Polres Barru, termasuk dalam operasi penyakit masyarakat (pekat). 

“Kami mengajak warga untuk ikut menjaga norma hukum, norma agama, dan moral sosial di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Kasat Lantas Polres Barru turut menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Barru. 

“Sebagian besar kecelakaan diawali oleh pelanggaran. Kami minta kerja sama pemilik warung untuk memberikan penerangan yang baik di sekitar jalan raya,” imbaunya.

Almaida Djumed dari Jasa Raharja menjelaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan santunan kepada korban kecelakaan, termasuk dana santunan hingga Rp50 juta untuk korban meninggal dunia dan bantuan biaya pengobatan bagi korban luka-luka.

Setelah sesi penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menangani keadaan darurat medis.

Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh antusiasme hingga selesai pada pukul 12.30 WITA.

(Darman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update