Notification

×

Iklan

Iklan

Polsek Mallusetasi Intens Dampingi Petani Jagung di Desa Nepo Dukung Ketahanan Pangan Nasional

8/13/25 | Rabu, Agustus 13, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-08-13T14:56:27Z

Polsek Mallusetasi Intens Dampingi Petani Jagung di Desa Nepo Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah, Kepolisian Republik Indonesia—khususnya Polsek Mallusetasi—menunjukkan komitmen nyata dengan terjun langsung mendampingi para petani jagung di wilayah binaannya. Salah satu wujud nyata dukungan ini terlihat dalam kegiatan panen jagung yang digelar di Dusun Mareppang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.


Kegiatan panen berlangsung pada Jumat, 8 Agustus 2025, pukul 14.00 WITA. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Nepo, Aiptu Hajar Kasim, bersama sejumlah anggota Polsek Mallusetasi lainnya. Pendampingan yang dilakukan tidak bersifat seremonial semata, melainkan merupakan bagian dari tugas aktif Polri untuk mendukung kelangsungan sektor pertanian, menjaga stabilitas harga hasil panen, serta memberikan rasa aman bagi para petani.

Aiptu Hajar Kasim menyampaikan bahwa pendampingan terhadap petani jagung dilakukan secara rutin, terutama kepada Kelompok Tani Mareppang dan To Nepo, yang menjadi binaan langsung Polsek Mallusetasi.


"Kami hadir bukan hanya saat panen, tetapi sejak awal penanaman hingga pascapanen. Tujuan kami adalah memastikan proses pertanian berjalan lancar dan harga jagung tetap sesuai ketetapan pemerintah," ujarnya.

Lahan jagung yang dikelola oleh Kelompok Tani Mareppang mencakup sekitar 20 hektare, sementara Kelompok Tani To Nepo mengelola sekitar 25 hektare. Dari luasan tersebut, hasil panen diperkirakan mencapai ratusan ton setiap kali musim panen. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras para petani yang selama ini mendapatkan pembinaan dan pengawasan dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian.


Kapolsek Mallusetasi juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel yang terlibat aktif dalam program pendampingan ini. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelayan dan pengayom masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk bidang pertanian.

"Saya sangat bangga terhadap anggota kami, khususnya Bhabinkamtibmas Desa Nepo, yang senantiasa hadir mendampingi masyarakat. Ini adalah implementasi nyata arahan Bapak Kapolri agar seluruh jajaran Polri mendukung penuh program ketahanan pangan nasional," ujarnya.


Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Mareppang, Jabaruddin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Polsek Mallusetasi.

"Kami sangat terbantu dengan kehadiran aparat kepolisian sejak awal penanaman hingga panen. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan semangat bagi kami. Terlebih, Polsek juga ikut membantu menjaga kestabilan harga jagung," ungkapnya.


Melalui sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat ini, diharapkan program ketahanan pangan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi benar-benar terwujud dalam aksi nyata. Kegiatan seperti ini juga menjadi bukti bahwa polisi hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor pertanian.

(Darman)


TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update