Koramil Mallusetasi Gelar Penyuluhan Teritorial di Desa Nepo untuk Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban
Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.
Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban wilayah, Koramil 1405-05/Mallusetasi menggelar kegiatan penyuluhan teritorial di Baruga Sayang, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada Rabu (15/10). Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian TNI terhadap masyarakat, sekaligus upaya membina dan memberdayakan wilayah binaan.
Acara ini dihadiri oleh Danramil 1405-05/Mallusetasi, Letda Inf. Andi Pallawagau, Babinsa Desa Nepo, Kepala Desa Nepo beserta perangkatnya, Ketua dan anggota BPD, para Kepala Dusun, Ketua RT, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama Desa Nepo.
Penyuluhan ini mencakup beberapa poin penting yang disampaikan langsung oleh Danramil dan Babinsa, antara lain:
1. Pemahaman Peran TNI di Desa
Masyarakat diberikan pemahaman mengenai peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI di tingkat desa. Babinsa tidak hanya bertugas menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menjembatani komunikasi antara aparat dengan masyarakat.
2. Koordinasi Lintas Sektor
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan wilayah. Ditekankan pentingnya koordinasi terpadu untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
3. Literasi Digital dan Penanggulangan Hoaks
Warga diajak bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, khususnya di media sosial. Literasi digital sangat penting agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu (hoaks) yang dapat menimbulkan keresahan.
4. Dukungan Terhadap Ketahanan Pangan
TNI juga siap mendampingi masyarakat dalam sektor pertanian, khususnya dalam pengembangan komoditas seperti jagung dan padi, sebagai bagian dari kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.
Dalam sambutannya, Letda Inf. Andi Pallawagau menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penyuluhan, melainkan bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
“Kami hadir di sini bukan hanya untuk memberi penyuluhan, tetapi juga membangun silaturahmi. Kami mengajak seluruh warga untuk cerdas dalam bermedia sosial dan tidak mudah percaya terhadap isu yang belum tentu kebenarannya,” ujar Danramil.
Sementara itu, Kepala Desa Nepo, Muhammad Toaha, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini dan menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk terus bersinergi bersama TNI.
“Kegiatan ini sangat positif. Kami siap mendukung, baik dalam bidang pertanian seperti padi dan jagung, maupun dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah,” ucapnya.
Selain penyuluhan, Danramil juga mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam patroli bersama di wilayah-wilayah yang dianggap rawan. Partisipasi aktif warga sangat diharapkan, khususnya dalam melaporkan aktivitas mencurigakan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Nepo. Mereka mengaku merasa lebih dekat dengan aparat dan mendapatkan banyak wawasan baru yang bermanfaat.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran TNI. Kegiatan seperti ini sangat membantu dan semoga terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ungkap salah satu warga.
Penyuluhan teritorial ini bertujuan membangun hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan produktif di tingkat desa.
(Darman)






