Notification

×

Iklan

Iklan

Akun WhatsApp Dibajak, Warga Banyuasin Jadi Korban Penipuan Ratusan Juta Rupiah

11/04/25 | Selasa, November 04, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-11-04T12:29:31Z

Akun WhatsApp Dibajak, Warga Banyuasin Jadi Korban Penipuan Ratusan Juta Rupiah
 
Banyuasin (Sumatera Selatan), dimensitivinews.com.

Kejahatan digital kembali menghantui warga Banyuasin, Sumatera Selatan. Kali ini, sejumlah warga menjadi korban penipuan dengan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Pelaku menggunakan modus pembajakan akun WhatsApp milik seorang warga bernama Eka (46), warga Jalan Cahaya Berlian, Kecamatan Banyuasin III.
 
Peristiwa ini terjadi pada Senin (3/11/2025), ketika pelaku berhasil menguasai akun WhatsApp Eka dan menggunakannya untuk menghubungi sejumlah kontak yang tersimpan di ponsel korban. Dengan menyamar sebagai Eka, pelaku melancarkan aksinya dengan meminta pinjaman uang dengan alasan mendesak.
 
Salah satu korban, Dores, seorang wartawan online sekaligus Ketua Ormas Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Kabupaten Tebo, Jambi, mengaku tidak curiga saat menerima pesan dari nomor WhatsApp Eka. Ia bahkan langsung mentransfer sejumlah uang ke rekening yang diberikan pelaku.
 
"Saya mendapat pesan dari akun WhatsApp Eka yang meminta bantuan dana dengan alasan mendesak. Tanpa pikir panjang, saya langsung meminjam uang dan mentransfer secara bertahap hingga total Rp21,4 juta ke rekening yang dikirim pelaku," ungkap Dores melalui sambungan telepon.
 
Nomor rekening tujuan yang digunakan pelaku adalah Bank BRI dengan nomor 4467-0101-1745-50-6 atas nama Aan Cahya.
 
Eka telah melaporkan kasus ini ke Polres Banyuasin dengan Nomor Laporan: LP/B/473/XI/2025/SPKT. Ia mengaku sangat terpukul karena banyak teman, rekan kerja, dan keluarganya yang menjadi korban penipuan akibat pembajakan akun WhatsApp miliknya.
 
"Saya sangat syok. Pelaku menggunakan akun saya untuk meminta uang dengan alasan pribadi dan pekerjaan. Banyak teman dan saudara saya yang tertipu karena mengira saya benar-benar butuh uang," ujar Eka.
 
Para korban berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku. Mereka juga meminta dukungan dari Bank BRI untuk menelusuri aliran dana dan memblokir rekening pelaku.
 
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan digital melalui aplikasi WhatsApp yang semakin marak. Selalu lakukan verifikasi ulang jika ada permintaan yang mencurigakan, meskipun datang dari orang yang dikenal.
 
(Herman)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update