Gebrakan Bupati Barru: TPP Aman, Disiplin ASN Diperketat
Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, membuat gebrakan dengan menegaskan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) sekaligus memastikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tetap aman. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Barru.
TPP Aman, Syaratnya Kinerja Harus Oke
Kabar baik bagi para ASN! Bupati Andi Ina memastikan TPP tidak akan dipotong, bahkan aman hingga akhir tahun. Namun, ada syaratnya: kinerja harus tetap baik. "TPP ASN Kabupaten Barru tetap seperti biasa dan aman hingga bulan enam, bahkan insyaAllah sampai akhir tahun sepanjang kinerja ASN baik," tegasnya saat memimpin upacara bendera di Kantor Bupati (24/11).
Disiplin ASN: Tidak Ada Toleransi
Namun, di balik kabar gembira tersebut, ada peringatan keras. Bupati Andi Ina tak main-main soal disiplin. Ia meminta Sekda untuk mencatat ASN yang tidak hadir dalam upacara sebagai bahan evaluasi. "Saya tidak suka dibohongi. Jangan coba-coba titip absen atau menandatangani kehadiran lalu tidak masuk. Saya pasti akan tahu," ujarnya dengan nada serius.
ASN Perempuan, Kebersihan, dan Pelayanan Prima
Bupati juga memberikan perhatian khusus kepada ASN perempuan, mengingatkan mereka untuk tetap profesional dalam menjalankan tugas sambil menyeimbangkan peran sebagai ibu dan istri. Program kebersihan lingkungan juga menjadi prioritas. Selain itu, pelayanan publik harus ramah, humanis, dan solutif.
Inspirasi dari Singapura: Bukan Sekadar Teori
Pengalaman kursus kepemimpinan di Singapura bukan hanya menjadi cerita, tapi inspirasi nyata. Bupati Andi Ina ingin menerapkan budaya disiplin dan kebersihan ala Singapura di Kabupaten Barru.
Apa yang Berubah Setelah Ini
Dengan gebrakan ini, Bupati Andi Ina seolah ingin mengirimkan pesan jelas: TPP aman, tapi disiplin harus diperketat. Apakah ini akan menjadi momentum perubahan positif bagi ASN di Kabupaten Barru? Kita tunggu saja!
(Darman)







