Pelepasan Napak Tilas Andi Mattalatta: Doa Syahriadi Menggetarkan Hati Peserta

 
Pelepasan Napak Tilas Andi Mattalatta: Doa Syahriadi Menggetarkan Hati Peserta
 
Barru (Sulawesi Selatan), dimensitivinews.com.

Suasana khidmat bercampur antusiasme mewarnai pelepasan Napak Tilas Jejak Perjuangan Andi Mattalatta di Monumen Pendaratan Garongkong, Sabtu (29/11/2025). Ratusan peserta bersiap menapaki rute bersejarah Garongkong–Paccekke, mengenang jejak perjuangan pahlawan Andi Mattalatta.


Di tengah langit cerah dan embusan angin laut yang lembut, H. Syahriadi Al Bugisyi tampil memimpin doa pelepasan dengan sederhana namun berwibawa. Suasana hening seketika saat lantunan doanya mengalun, memohon keselamatan, keberkahan, dan membangkitkan semangat perjuangan Andi Mattalatta di hati setiap peserta.
 
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang, Pj. Sekda Barru, serta putra Andi Mattalatta, A. Ilham Mattalatta, tampak khusyuk mengamini setiap bait doa. Para tamu undangan, pejabat daerah, dan keluarga besar Mattalatta pun hanyut dalam suasana haru.


Momen emosional terasa saat doa menyebut jasa para pahlawan, beberapa peserta terlihat menahan haru. A. Ilham Mattalatta tampak menatap rute napak tilas dengan ekspresi bangga dan kenangan, seolah mengingat perjalanan sang ayah puluhan tahun silam.
 
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari pun terlihat mengamini doa dengan lirih, menegaskan rasa hormat pemerintah daerah pada nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Andi Mattalatta.


Usai doa, H. Syahriadi menyapa peserta dengan semangat dan senyum hangat. Bupati Barru melepas barisan peserta yang mulai bergerak menyusuri rute Garongkong–Paccekke, menapaki jejak para pejuang.
 
Doa yang dipimpin H. Syahriadi menjadi pembuka yang mengikat pemimpin daerah, keluarga pahlawan, tamu undangan, dan masyarakat dalam satu energi untuk mengenang, menghormati, dan mewarisi semangat perjuangan Andi Mattalatta.
 
Napak tilas ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati, yang dimulai dari doa yang dipanjatkan dengan ketulusan.
 
(Syahruddin Cokkas)